Suara.com - Seiring meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan kanker usus besar serta penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup, maka permintaan terhadap pelayanan kesehatan dengan standar yang berkualitas juga semakin tinggi.
Berdasarkan data WHO, Profil Kanker di Indonesia pada tahun 2014, 21,8% kematian akibat kanker pada pria (total 103.000 kematian) dan 9,1% pada wanita (total 92.200 kematian) terutama berhubungan dengan kanker paru-paru. Sementara itu, statistik 2018 dari WHO menunjukkan bahwa ada 61,4 juta perokok aktif di Indonesia
OMNI Hospitals Group terus meningkatkan kualitas pelayanan serta inovasi dari 8 Centers Of Excellence yang dimiliki yaitu Cardiovascular Center, Digestive Center, Kawasaki Center, Neuroscience Center, Orthopaedic Center, Oncology Center, Urology Center, dan Precision Medicine. OMNI Hospitals Group fokus kepada inovasi layanan deteksi dini dengan tujuan memberikan prognosis yang lebih baik untuk pengobatan dan mencegah penyakit berkembang menjadi fase yang lebih serius, seperti yang dipaparkan oleh Bpk.Shrikanth selalu CEO Omni Hospitals Group.
OMNI Hospitals Group merintis program CT scan dosis rendah (Low Dose Computed Tomography atau LDCT) sebagai alat deteksi dini kanker paru-paru yang mampu mendeteksi kelainan paru secara efektif. Selain deteksi dini kanker paru-paru, program LDCT OMNI Hospitals juga mampu menunjukkan Coronary Artery Calcium Scoring, yang merupakan salah satu indikator Penyakit Jantung Koroner, seperti yang diungkapkan oleh dr. Num Tanthuwanit selaku Direktur Omni Hospitals Group.
Penelitian terbaru yang dilakukan di Eropa (percobaan NELSON) menunjukkan bahwa skrining LDCT memiliki manfaat lebih besar dan mengurangi kematian akibat kanker paru-paru sebesar 26% pada pria dan hingga 61% pada wanita.
Inovasi OMNI Hospitals Group dalam program LDCT telah mendapatkan pengakuan dunia internasional sebagai OMNI Hospitals LDCT Project – Preventing Lung Cancer Mortality in Indonesians dalam Healthcare Asia Award 2019 yang diselenggarakan di Conrad Centennial Singapore pada hari Kamis, 23 Mei 2019, dan mendapatkan 4 penghargaan yaitu:
1. Clinical Service Initiative of the Year
2. Service Innovation of The Year
3. Diagnostics Provider of the Year
4. Health Promotion Initiative of the Year
Pengakuan dunia Internasional bagi OMNI Hospitals Group juga diperoleh Orthopaedic Center OMNI Hospitals Group sebagai: “Orthopaedic Service Provider of the Year Awards in Asia Pacific” dari Global Health and Travel Awards 2019 untuk kawasan Asia Pasifik yang diselenggarakan dalam acara APAC Healthcare & Medical Tourism Awards di JW Marriott, Kuala Lumpur, Malaysia pada hari Jumat, 26 April 2019.
Layanan unggulan Orthopedic Center OMNI Hospitals menyediakan rangkaian layanan yang lengkap mulai dari diagnosis, terapi, dan bedah muskuloskeletal, serta layanan rehabilitasi. Tim dokter spesialis kami membawa pengalaman dan pelatihan dari Eropa, Asia, dan Amerika Serikat. Bersama-sama mereka memberikan layanan untuk mengobati kondisi mulai dari Cidera Olahraga, Trauma, Osteoarthritis pada Punggung dan Persendian, kondisi kelainan dan cidera Tulang Belakang, menggunakan pendekatan intervensi termasuk Bedah Tulang Belakang Minimal Invasif, Artroplasti, dan Bedah Sendi Artroskopik.
Inisiatif lain yang dilakukan oleh OMNI Hospitals Group termasuk penggunakan teknologi CT-scan untuk Virtual Colonoscopy sebagai alat skrining alternatif untuk Kanker Kolorektal. Selain itu, OMNI Hospitals Group juga melakukan berbagai inovasi lain seperti Bedah Jantung minimal invasif, dan prosedur Ablasi Jantung pada kasus Aritmia.
Saat ini OMNI Hospitals Group yang telah berdiri sejak tahun 1972 merupakan salah satu rumah sakit terkemuka di Indonesia yang mempunyai standar manajemen tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan didukung oleh 311 dokter Spesialis dan para ahli medis berkompetensi dibidangnya. OMNI Hospitals Group telah memiliki 4 unit rumah sakit di wilayah Jabodetabek yaitu OMNI Hospitals Pulomas, OMNI Hospitals Alam Sutera, OMNI Hospitals Cikarang dan OMNI Hospitals Pekayon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi