Suara.com - PT Megawatt Asia kembali menyelenggarakan Manufacturing Central Java 2019, yang merupakan penyelenggaraan ketiga. Acara ini dilaksanakan pada 23 Oktober - 26 Oktober 2019, di NEW PRPP Convention Center Semarang, Jawa Tengah.
Semarang menjadi tuan rumah kembali, karena Jateng berpusat di kota ini. Selain mudah dijangkau dari berbagai daerah, Semarang juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang berkembang.
Pameran ini akan diisi dengan berbagai kegiatan seminar dan workshop dari para asosiasi eksibitor dan sponsor, dengan menjelaskan produk yang mereka bawa. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan diskusi untuk para engineer dan visitor yang hadir.
Manufacturing Central Java 2019 akan dibarengi juga dengan kegiatan Manufacturing Industri 4.0 dan Wood and Metal Working Machinery. Manufacturing Industri 4.0 dalam dunia industri sendiri menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber.
Teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data, yang mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif. Industri 4.0 diharapkan akan menarik investasi luar negeri maupun domestik , karena industri Indonesia lebih produktif dan sanggup bersainig dengan negara-negara lainnya.
Mengingat pusat industri kayu di Indonesia berada di Jepara, maka acara ini diharapkan dapat menjadi sarana dan wadah promosi untuk para pelaku industri mebel Jepara.
Pameran ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Pemerintah Kota Semarang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Kadin Jawa Tengah, Kadin kota Semarang, DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, DPMPTSP Kota Semarang, serta dari asosiasi asosiasi pendukung yang bergerak di bidang metalworks, machinery industries dan welding engineering.
Berita Terkait
-
Komisi V Minta Industri Penerbangan Harus Dievaluasi
-
Taiwan Excellence Dukung Indonesia Percepat Realisasi Revolusi Industri 4.0
-
Ibu Kota Pindah Diprediksi Dorong Perubahan Mobilitas, Ini Kata Toyota
-
Generasi Milenial Tidak Tertarik Beli Mobil, Ganggu Industri Otomotif?
-
Survei: 84 Persen Masyarakat Puas dengan Industri Kesehatan Digital
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123