Press Release / pressrelease
Risna Halidi
Peluncurun buku S'il Vous Plaît (Dok. Penerbit Erlangga)

Suara.com - Bahasa dapat menjadi kunci membuka jendela dunia. Di tengah arus infomasi yang sangat kuat seperti saat ini, kemampuan bahasa asing menjadi hal utama. Salah satunya adalah kemampuan bahasa Prancis yang dikenal sebagai bahasa yang romantis.

Di Indonesia sendiri, bahasa Prancis telah menjadi bahasa pilihan untuk dipelajari di jenjang Sekolah Menengah Atas.

Penulis Buku Pengantar Bahasa Prancis bagi SMK S'il Vous Plaît -- Ria Ismayani misalnya, ia mengaku mencintai bahasa Prancis sejak dirinya masih duduk di bangku SMA.

Hanya saja, belum ada buku ajar bahasa Prancis untuk tingkat setara SMK/MAK. Itu membuat banyak guru bahasa Prancis kesulitan menemukan bahan ajar yang sesuai dengan level SMA/SMK.

Baca Juga: Boleh Baca Sambil Berjemur, Ini Fasilitas Baru Perpustakaan Kota Magelang

"Saya sendiri mengalami kesulitan itu, ketika saya sempat mengajar di salah satu SMK negeri di Jakarta, akhirnya saya coba susun," ujarnya dikutip Suara.com dari siaran pers Jumat (4/6/2021).

Kata Ria pemeblajaran bahasa yang baik di tingkat sekolah menengah dapat memotivasi siswa agar bisa melihat dunia lebih luas, dengan mempelajari bahasa asing.

"Bisa jadi ini adalah jalan mimpi anak-anak kita. Seperti saya, saya menemukan mimpi saya ketika saya mempelajari bahasa Prancis pertama kali di SMA, dan itu  membawa saya sampai di posisi saat ini," tambahnya.

Untuk menyusun buku tersebut, Ria dibantu oleh dua orang lainnya yaitu Coline Carretier dan Ersy Veronita.

Manajer Marketing Penerbit Erlangga, Irving William mengungkapkan, buku tersebut disusun secara integrasi dan mencakup empat kecakapan berbahasa yaitu membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara.

Baca Juga: Ciri-ciri Buku Bajakan: Harga, Kualitas Kertas, hingga Sampul Buku

Di dalamnya terdapat audio yang dapat diakses dengan QR code dan dialog serta unsur-unsur kebahasaan yang diperlukan dalam konteks dunia kerja. Terdapat tiga tema utama dalam buku ini, yaitu wisata, kuliner, dan mode.

Komentar