- KPK gelar OTT di Pekalongan dan amankan Bupati Fadia Arafiq hari ini.
- Bupati Pekalongan diboyong ke Jakarta usai terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK.
- Penangkapan Bupati Pekalongan merupakan OTT ketujuh KPK sepanjang tahun 2026.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan Operasi Tangkap Tangan atau OTT di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, tim penyidik menangkap sejumlah pihak, termasuk Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya adalah Bupati,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.
Hingga saat ini, KPK belum membeberkan secara rinci kasus korupsi yang melatarbelakangi penangkapan tersebut. Budi hanya mengonfirmasi bahwa pihak-pihak yang terjaring operasi kini sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk pemeriksaan lebih mendalam.
“Tim membawa mereka ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Operasi di Pekalongan ini tercatat sebagai OTT ketujuh yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, KPK telah melancarkan serangkaian operasi serupa di berbagai sektor dan wilayah.
Operasi pertama pada tahun ini menyasar kasus dugaan korupsi terkait pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021–2026. Selanjutnya, KPK melakukan OTT terhadap Wali Kota Madiun, Maidi, atas dugaan pemerasan fee proyek, penyalahgunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta gratifikasi.
Kasus ketiga menyeret Bupati Pati, Sudewo, terkait dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa. Setelah itu, KPK melancarkan dua OTT secara bersamaan, yakni terkait korupsi restitusi pajak di KPP Banjarmasin serta skandal importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Sebelum penangkapan di Pekalongan, KPK juga baru saja menjaring Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan, dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan sengketa lahan.
Baca Juga: Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026
-
Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran