Press Release / pressrelease
Ferry Noviandi
Ilustrasi skincare. (Shutterstock)

Suara.com - Produk kosmetik kini menjadi bisnis yang begitu menjanjikan. Bila digarap dengan serius, Indonesia berpeluang besar menjadi produsen produk kosmetik berpengerauh di dunia.

Sejauh ini, produk kosmetik yang beredar di Indonesia kebanyakan masih berasal dari Korea Selatan. Melihat potensi perkembangan bisnis kosmetik, khususnya skincare saat ini, Jonie Yap dan Koko Kriuk berencana untuk membangun pabrik skincare untuk pertama kalinya di Indonesia.

Jonie Yap dan Koko Kriuk memiliki visi untuk bisa mendorong kemajuan produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing, tak kalah dengan produk luar. Saat ini, mereka pun tengah membangun pabrik dengan luas sekitar 2000 m2.

Jonie Yap dan Koko Kriuk di atas tanah yang akan mereka bangun menjadi pabrik skincare. [istimewa]

"Aku dan Jonie Yap lagi ada proyek pembangunan pabrik skincare pertama di Indonesia dengan standar produk bertaraf internasional," kata Koko Kriuk kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.

"Kita harapkan produk yang kami produksi mampu bersaing dengan produk luar negeri yang terus masuk dan berkembang di Indonesia," katanya menambahkan.

Seperti diketahui, Industri kecantikan memiliki pangsa pasar nomor tiga terbesar di Indonesia setelah kuliner dan fashion.

Namun hingga sejauh ini, para pengusaha produk kecantikan seperti skincare, masih mengandalkan pabrik-pabrik dari luar negeri.

"Kita melihat potensi pengusaha Indonesia terus mengembangkan produk kecantikannya, dan mereka butuh pabrik yang memiliki standar dan kualitas tinggi dan bisa bersaing dengan produk luar," ujar Koko Kriuk menjelaskan.

Pembangunan pabrik yang berlokasi di kawasan Gunung Sindur Bogor itu sudah berjalan sejak Maret lalu. Pabrik rencananya akan mulai beroperasi pada September atau Oktober mendatang.

Lebih lanjut, Koko Kriuk berharap dengan dibangunnya pabrik tersebut bisa mewadahi para pengusaha kecantikan dalam menciptakan produk yang inovatif dengan kualitas yang baik dan juga aman.

Komentar