Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 masih terus berlangsung di sejumlah wilayah Jawa dan Bali. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona dan pandemi Covid-19 yang masih belum usai.
Tapi, dalam situasi ini banyak warga, terutama yang bekerja harian merasa terdampak. Mereka kesulitan untuk bekerja dan mencari nafkah.
Oleh sebab itu, Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro 1957 DKI Jakarta Syafi Djohan mengatakan perlunya kerja sama membantu warga terdampak demi mensukseskan pelaksanaan PPKM level 4.
PPKM level 4 pada dasarnya ditujukan untuk menurunkan tren kenaikan kasus positif Covid-19. Namun, pada saat bersamaan, warga juga mengalami tekanan akibat pembatasan kegiatan.
“Warga-warga kecil adalah yang paling terdampak akibat Covid-19. Kita bisa ambil bagian untuk membantu meringankan beban perekonomian mereka,” akta Syafi Djohan dalam keterangannya, Jumat, (30/7/2021).
Syafi Djohan menerangkan, bahwa pihaknya menyediakan sejumlah paket bantuan untuk diserahkan kepada warga terdampak.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keinginan warga untuk beraktivitas di luar rumah yang rawan kerumunan dan penularan virus Covid-19 selama masa perpanjangan PPKM level 4 di DKI Jakarta.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan PPKM level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021.
Beberapa sektor mengalami penyesuaian untuk diizinkan buka secara bertahap dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi dan sosial.
Baca Juga: Indonesia Dapat Kiriman Konsentrator Oksigen dari Hong Kong, Diterima Erick Thohir
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence