Suara.com - Klub sepakbola Borneo FC mengumumkan kerja sama dengan salah satu merk terkenal yang bergerak di bidang custom painting, Nevertoolavish. Dengan kerja sama tersebut, tim kebanggaan orang Samarinda ini membuktikan bahwa penampilan non teknis juga tak kalah penting.
Nevertoolavish ditunjuk sebagai Official Creative Partner dari Borneo FC. Nantinya, Nevertoolavish akan mengurusi segala bidang di luar teknis lapangan.
Salah satu yang akan segera dirilis adalah peluncuran Bus Borneo FC dengan Konsep berbeda dan belum pernah ada di Indonesia, bahkan dunia.
"Hal ini sejalan dengan janji kami Borneo FC Samarinda untuk memberikan yang terbaik, untuk fans dan pecinta sepakbola di Tanah Air, dan membawa sepakbola Indonesian ke level yang lebih kreatif," kata Presiden Borneo FC Nabil Husein di Borneo FC Jakarta Camp, Jakarta, Rabu (4/8/2021).
Sepakbola saat ini memang bukan sekadar cerita si kulit bundar yang diperebutkan dua tim di lapangan hijau. Menurut Nabiel Husein, sepakbola kini sudah menjadi lifestyle dan trendsetter fashion industry di Indonesia Bahkan dunia.
"Partnership antara Nevertoolavish dan Borneo FC merupakan langkah awal untuk menghadirkan sportainment dan komitmen saya dan Mas Chandra bukan hanya untuk Memajukan sepakbola nasional, namun memberikan warna tersendiri dan ciri khas bagi Borneo FC Samarinda," imbuh Nabil Husein
Sementara itu, salah satu stakeholder Borneo FC, Chandra kurniawan yang kerap disapa Charock menjelaskan bahwa partnership Borneo FC dan Nevertolavish akan masuk kedalam beberapa aspek. Salah satunya adalah peluncuran Bus Borneo FC dengan Konsep berbeda dan belum pernah ada di Indonesia, bahkan dunia.
"Dalam waktu dekat kami juga akan melaunching merchandise khusus Borneo x Nevertoolavish. Sentuhan kreatif Nevertoolavish juga akan masuk ke dalam mural Borneo FC Academy, Borneo Skypark-Jakarta Camp, Borneo Mini Museum, Borneo Cafe, Borneo Official Store, hingga Stadion kebanggaan Samarinda juga akan mendapat sentuhan kreatifitas dari nevertoolavish," imbuh Charock.
Nabil Husein mengungkapkan alasan mau berkolaborasi dengan Nevertoolavish. Menurut Nabil, Nevertoolavish sebuah nama yang sangat terkenal di dunia seni desain di Indonesai. Seperti diketahui, jaket Presiden Joko Widodo yang bergambarkan peta Indonesia, merupakan karya dari Neveroolavish.
Dengan kerja sama ini, Nabil Husein pun yakin Borneo FC sebagai sebuah brand akan lebih dikenal. Juga diharapkan akan menarik banyak peminat dari kalangan anak muda.
"Siap-siap saja, sebentar lagi virus kreatif akan masuk ke kancah sepakbola Indonesia sebagai vaksin untuk menaikan imun persepakbolaan dari Masyarakat Indonesia," tutur Nabil Husein.
Sementara bagi Muhammad Haudy dan Bernhard Suryaningrat selaku Founder Nevertoolavish, kolaborasi dengan salah satu klub besar Liga 1 dan terkaya di Indonesia ini sejalan dengan agenda kreatif Nevertoolavish.
"Memulai perjalanan bersama Borneo FC menunjukan komitmen kami untuk ikut serta membuat pentas olahraga sepakbola menjadi semakin menarik dan semakin asik untuk diikuti. Ini merupakan tantangan baru untuk kami di dunia persepakbolaan dan tentunya banyak kreasi kami yang akan kami sajikan dalam waktu dekat ini," imbuh Haudy.
Berita Terkait
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Dihentikan Prancis di 16 Besar, Paraguay Gagal Ulang Sejarah Tahun 2010
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim