Suara.com - Pandemi Covid-19 membawa tantangan tersendiri bagi industri kesehatan, karena dituntut untuk bisa memberikan solusi akan kondisi yang masih terjadi saat ini.
Butuh solusi dan teknologi kesehatan yang baik, agar masyarakat tetap bisa merasa aman, nyaman dan tetap memiliki kepercayaan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Oleh karenanya, demi menjawab tantangan dan kebutuhan indutri kesehatan di tanah air, acara Health Technology Solutions 2021 - Virtual Conference akan digelar.
Gelaran yang diadakan 25-26 Agustus 2021, merupakan sebuah acara tahunan bagi stakeholder industri Kesehatan diantaranya pembuat kebijakan/regulator (pemangku kepentingan), produsen, operator dan tenaga professional sektor kesehatan.
Dalam keterangannya, Jumat, (20/8/2021), Ketua Dewan Pengarah HTS 2021, dr. Edi Alpino Siregar menerangkan, HTS 2021 tidak hanya akan membahas solusi, tetapi juga memberikan beragam wawasn dan pengetahuan seputar perkembangan teknologi kesehatan dan penerapannya dimasa mendatang.
Hal ini diperkuat oleh keterangan Steve Tamaela, Project Director, Health Technology Solutions 2021, yang mengatakan bahwa seluruh stakeholder sektor kesehatan di Indonesia termasuk perusahaan ternama penyedia teknologi dan solusi kesehatan, akan berdiskusi tentang topik terkini, mengeksplorasi pemikiran dan membahas teknologi serta solusi percepatan dalam penyediaan dan peningkatan layanan Kesehatan di Indonesia.
Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi, MPH, pembicara kunci, berharap kegiatan yang diadakan secara virtual ini dapat berjalan dengan baik dan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sektor teknologi Kesehatan di Indonesia.
Di kesempatan yang sama, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, yang sekaligus menjadi salah satu pembicara di acara konferensi HTS 2021 kali ini, menambahkan bahwa ia meyakini kegiatan ini akan semakin menguatkan respon bersama terhadap berbagai masalah kesehatan.
Sehingga sektor Kesehatan di Indonesia memiliki posisi yang lebih baik untuk mencegah, mempersiapkan, merespons, dan memulihkan kembali dari pandemi COVID-19 serta berkontribusi dalam keamanan kesehatan secara nasional.
Baca Juga: 5 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Batu Ginjal
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Ramalan Zodiak 15 Agustus 2026: Virgo Dapat Keberuntungan, Libra Perlu Menenangkan Hati
-
BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!
-
Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere
-
Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun
-
Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
-
Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!