Suara.com - Di tengah pandemi yang masih berlanjut, PT Ajinomoto Indonesia Group bekerjasama dengan Organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan donasi berupa roti sebanyak 3.200 Danish Choco Rolls varian dari PT Ajinomoto Bakery Indonesia kepada tenaga medis di 3 rumah sakit khusus penanganan Covid-19 yang ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemda Depok.
Donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada tenaga medis yang terus mengabdikan diri untuk menyelamatkan pasien Covid-19.
Penyaluran donasi dilakukan melalui ACT yang diwakili oleh Gunawan Mukti Aji sebagai Branch Manager ACT Depok kepada perwakilan Rumah Sakit Umum Persahabatan, Susi Sulfiani, S.Gz, RD, RS Universitas Indonesia, Hani, dan RS Brimob Bhayangkara, dr. Anandita Basuki, S.p, Rad yang saat ini masih banyak merawat pasien Covid-19 di wilayah Jakarta dan Depok.
“Kami sangat peduli dengan tenaga medis yang masih berjuang dan memberikan harapan untuk kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia. Kami ingin membantu menyelesaikan masalah sosial sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari 52 tahun di Indonesia khususnya melalui produk dan layanan kami. Fokus kami tidak hanya pada aspek penjualan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia,” ujar Direktur PT Ajinomoto Sales Indonesia, Tri Mulyo, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, baru-baru ini.
Donasi tersebut tentu saja mendapat apresiasi dari ACT dan para tenaga medis.
“Semoga dukungan ini dapat membantu tenaga medis yang sedang berjuang menghadapi risiko terinfeksi Covid-19. Karena, pada dasarnya tugas kita untuk bekerja sama meringankan beban tenaga medis yang tak kenal lelah melawan Covid-19 untuk kesehatan masyarakat Indonesia,” ujar Gunawan.
Bantuan tersebut, kata Susi Sulfiani dari RSUP, tentunya menjadi penyemangat para tenaga medis yang sedang berjuang menangani Covid-19.
Berita Terkait
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Suka Doctor on the Edge? Ini 5 Drakor Medis Berlatar Daerah Terpencil
-
Tio Pakusadewo Dirawat di RS Pakai BPJS Kelas 3, Dewi Irawan Inisiatif Buka Donasi
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai
-
Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?