Suara.com - Kasus baru Covid-19 yang turun secara signfikan dalam beberapa bulan terakhir membuat mobilitas masyarakat semakin meningkat.
Tentu saja ini menjadi kabar baik yang disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk sektor jasa transportasi seperti Grab. Seiring mobilitas masyarakat yang mulai meningkat, kini pendapatan para mitra pengemudi ojek online pun semakin baik.
Namun kita tidak boleh lalai, pelaksanaan protokol kesehatan adalah suatu keharusan. Untuk itulah, Prima Protect Plus, produk sanitasi dari OT Group, berkolaborasi dengan Grab Indonesia melakukan pembagian 5.000 paket sanitasi berupa fabric mist kepada para mitra driver.
"Kerjasama Prima Protect Plus dengan Grab Indonesia merupakan dukungan terhadap penerapan protokol kesehatan untuk mitra pengemudi dan masyarakat. Dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin, kami berharap angka Covid-19 ini tetap landai dan akan segera selesai," kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group melalui siaran pers yang Suara.com terima Sabtu (4/12/2021).
Kerjasama bertajuk Grab Rainy Season ini dilakukan di sejumlah daerah operasional Grab yang tersebar di Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Tengah selama bulan November dan Desember 2021. Program ini bertujuan untuk mendukung aktivitas mitra pengemudi yang berangsur normal setelah melewati masa-masa sulit selama pandemi Covid-19.
Kolaborasi Grab Indonesia dan Prima Protect+ yang merupakan bagian dari OT Group bukanlah yang pertama kali dilakukan. Selama pandemi Covid-19 OT Group bekerjasama dengan pihak Grab Indonesia dalam program 1000 Semangat Untuk Tenaga Medis dan program New Normal Safer Trip.
Produk yang digunakan dalam kolaborasi ini adalah Prima Protect Plus Fabric Mist. Produk ini mampu membunuh kuman, menghilangkan bau tidak sedap dengan wangi alami yang menyegarkan.
"Dengan menggunakan produk ini, pengguna jasa mitra pengemudi Grab tidak perlu was-was jika terpaksa menggunakan helm yang disediakan oleh mitra pengemudi. Karena produk ini membantu menghilangkan bau dan membunuh kuman. Sehingga pengendara merasa nyaman saat berkendara," pungkas Harianus.
Berita Terkait
-
Status Ojek Online Segera Diubah Jadi UMKM, Apa Keuntungannya buat Driver?
-
Ciptakan Iklim Usaha yang Sehat, Boni Hargens Apresiasi Rencana Perpres Ojol
-
GrabAcademy Buka Jalan Mitra Naik Kelas, dari Driver hingga Jadi Pengusaha
-
Ojol Bakal Diposisikan sebagai UMKM, Ini Keuntungan yang Disiapkan Pemerintah
-
Driver Ojol Bingung Soal Status UMKM: Kalau Cuma Buat Pinjam Uang, Sudah Ada Gopay!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali