Suara.com - Guna mendukung potensi anak-anak Indonesia sebagai kreator dan inovator masa depan, DANCOW FortiGro membuka peluang tanpa batas bagi seluruh generasi penerus bangsa dalam berkreasi dan berinovasi guna memberi dampak positif bagi sesama.
Rangkaian kompetisi DANCOW Kreasi Anak Indonesia (DKAI) 2021 digelar melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI, sebagai wadah bagi para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) di seluruh Indonesia untuk mempertajam kemampuan problem-solving yang dimulai dari lingkungan terdekat.
Digelar secara daring seiring pengaplikasian bertahap kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di berbagai lembaga pendidikan dasar, kompetisi DKAI 2021 telah menjangkau secara online lebih dari 1.279 sekolah dari 30 daerah di Indonesia.
Ganesan Ampalavanar, Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia menyampaikan, “Pergelaran DKAI 2021 memperkuat komitmen Nestlé DANCOW FortiGro dalam mendukung putra-putri Indonesia mengasah minat dan bakat serta kemampuan praktis mereka melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi, stimulasi yang tepat dan lingkungan penuh cinta. Melalui Ruang Kreasi Inovasi yang diperkenalkan mulai tahun ini untuk memperluas jangkauan penyelenggaraannya DKAI 2021, anak-anak belajar berkreasi dan berinovasi yang akan menginspirasi mereka dalam menumbuhkan jiwa inovator dan kreator yang penting sebagai generasi penerus bangsa dalam menghadapi persaingan di masa yang akan datang.”
Dari ajang kompetisi DKAI 2021, terpilih sebagai pemenang dari kategori Inovasi untuk kelas 5 - 6 SD (Sekolah Dasar), yaitu:
Pemenang Pilar Lingkungan
Ihsan Rasyad Adinata dari SDN Margorejo 1, Surabaya dengan inovasi berupa Yuk, Hijaukan Bumi Dengan Telang
Pemenang Pilar Nutrisi
Qarsafah Al Zahliyah dari SD Muhammadiyah GKB 1, Gresik dengan inovasi berupa Wonderful Ice
Pemenang Pilar IPTEK
Zaira Alhusna Fertiani, Nadifa Kamila Khairunnisa dan Aurora Khirania Azhar dari SD IBA, Palembang dengan inovasi berupa Alat Pendeteksi Sederhana Kesuburan Tanah
Pemenang Pilar Seni & Kreativitas
Gesang Rineksa Gusti dari SD Kristen 04, Salatiga dengan inovasi berupa Minidrama "Aku dan Kau Punya Kawan"
Pemenang Favorit
Intan Tri Handayani dan Fatimah Az-Zahrah dari SDIT Bina Anak Bangsa, Palu dengan inovasi berupa AKUR MUAJIR (Alat Ukur Tinggi Muka Air Banjir)
Baca Juga: Budi Santoso, Menerobos Dinding Tabu Pernikahan Anak di Kabupaten Asahan
Pemenang dari keempat kategori berhak mendapat hadiah berupa tabungan pendidikan dan mendapat kesempatan menjadi Duta Cilik Kemdikbudristek dalam menyebarkan semangat pelajar pancasila.
Suksesnya penyelenggaraan rangkaian kompetisi DKAI 2021 dan Ruang Kreasi Inovasi tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui Kemdikbudristek RI, yang sangat mengapresiasi inisiatif DANCOW FortiGro dalam upaya menghadirkan solusi inspiratif dan inovatif untuk menjaga semangat belajar anak di tengah tantangan pembelajaran jarak jauh selama lebih dari satu setengah tahun terakhir akibat pandemi COVID-19.
Berbeda dari tahun sebelumnya, para inovator muda berbakat ini juga memiliki kesempatan untuk menjadi duta cilik perwakilan kementerian untuk menginspirasi anak lain agar terus bersemangat mengasah potensi di bidang yang mereka minati.
Dalam konferensi pers yang berlangsung hari ini, Kamis (9/12/2021), Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd selaku Direktur Sekolah Dasar Kemdikbudristek menyampaikan, “Melalui upaya DKAI yang konsisten ini, kami percaya anak-anak Indonesia akan terus belajar tentang nilai-nilai Pancasila, serta bersemangat dan terinspirasi untuk menjadi kreator dan inovator yang sangat penting dimiliki sebagai generasi penerus bangsa."
Menyambung optimisme terkait, Ganesan menutup rangkaian acara DKAI 2021 dengan berujar “Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal dalam merajut masa depan yang lebih cemerlang bagi seluruh peserta. Besar harapan kami, DKAI maupun berbagai program edukatif lainnya dari Nestlé dapat terus menjadi bagian dari proses pertumbuhan sang Buah Hati dan melahirkan inovasi yang membanggakan untuk masyarakat.”
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan