Suara.com - Politisi muda Atras Mafazi, atau yang akrab dipanggil Bro Atras, mengajak anak muda untuk melek politik dan kritis dalam memilih informasi. Ia merupakan Pengurus Pusat Tunas Indonesia (PP Tidar).
“Anak muda harus dapat melek dan lebih kritis dalam memilih informasi. Era digital dan multimedia seharusnya bisa menjadi nilai tambah, agar anak muda dapat memilah dan memilih informasi yang dekat sekali dengan kita," ujarnya, saat memenuhi undangan dari Indonesia Moeda dalam Ngobrol Anak Moeda yang bertema “Kopi dan Selera Politik Anak Moeda", Jakarta, Kamis (23/12/2021).
Dalam semangat transformasi dan kepemudaan Indonesia, Gerakan Indonesia Moeda yang diketuai oleh Bambang Pria Kusuma menggelar kopi darat bersama anggota lintas partai politik. Acara ini dihadiri oleh Fahri Hamzah (Politisi Gelora), Ricky Valentino (Politisi Nasdem), Ahan Syahrul Arifin (Politisi Golkar) dan Atras Mafazi (Politisi Gerindra).
Menurut Bro Atras, iklim demokrasi di Indonesia saat ini masih banyak menghadirkan bagian yang kurang baik, yang mana politik selalu digambarkan berkaitan dengan isu, konflik, ataupun politik uang.
"Tantangan besar ke depan bisa menjebak. Iklim politik demokrasi tidak jauh berbeda dari iklim politik yang sudah ada sebelumnya, yaitu politik kebencian dan politik uang.
Pada kesempatan itu, ia mengajak anak muda, baik yang terlibat langsung dalam kegiatan politik maupun mereka yang selalu kritis untuk dalam mampu mengolah informasi. Ia minta agar generasi muda mampu memilih pemimpin yang mau memberikan ruang kepada generasi penerus dan anak-anak muda dalam berpolitik.
“Saya bukan merupakan trah keluarga atau saudara di Partai Gerindra, tapi bisa mendapatkan kesempatan menjadi Ketua DPP Partai Gerindra,” katanya.
Berita Terkait
-
Konser Musik sebagai Pelepas Penat Anak Muda, Ini 5 Tips yang Wajib Dicermati!
-
ASEAN Youth Survey 2021: Anak Muda Indonesia Optimis pada Masa Depan Pascapandemi
-
Ganjar Pranowo: Hetero Space Dorong Kreativitas Anak Muda di Solo
-
Dicari! Anak Muda Berkompeten jadi Delegasi Indonesia di KTT Y20
-
Raffi Ahmad Ajak Anak Muda Baca Buku 'Demokrasi di Era Post Truth', Apa Alasannya?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dilema Guru Swasta: Gaji Kecil, tetapi Dianggap Sudah Beruntung
-
Apakah Jalan Kaki Bisa Mengecilkan Perut Buncit? Simak Penjelasan dan Tips agar Cepat Rata
-
Ironi Kelas Menengah: Masihkah Menjadi Dokter Sebuah Mimpi yang Masuk Akal?
-
Mutasi Massal ASN Dicurigai Berkaitan dengan Bocornya Dokumen Perjalanan Menteri PU
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki Paling Worth Buying di 2026, Anti Pegal dan Tetap Stylish
-
Roadmap AI Indonesia 2026-2029 Segera Rampung, WAICO Jadi Pintu Kolaborasi Global
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 18 Juli 2026, Semakin Dekat dengan Keberhasilan
-
Lampaui Colony, HOPE Jadi Film Tercepat Raih 1 Juta Penonton di 2026
-
Waspada Skincare Palsu Berbahaya, Ini Ciri-Ciri Kelly Pearl Cream yang Asli
-
Iker Casillas Sebut Taktik Thomas Tuchel Bikin Inggris Jadi Pengecut di Piala Dunia 2026