Suara.com - CLP Design, perusahaan konsultan desain interior dan jasa konstruksi asal Jakarta meluncurkan layanan terbarunya yang menyediakan customized furniture di bawah naungan CLP Ideas.
Hadirnya layanan baru ini sebagai jawaban atas perubahan kebiasaan masyarakat yang selama ini telah bekerja dari rumah (work from home) dan membutuhkan penyesuaian agar lebih nyaman serta produktif.
Founder CLP Design Yolanda Hardani mengatakan bahwa kondisi pandemi mendorongnya untuk mencari peluang bisnis lain. Apalagi pihaknya juga menghadapi sejumlah tantangan seperti proyek yang dibatalkan atau ditunda akibat pandemi.
“Maka kami melihat kesempatan terhadap para pekerja yang WFH tentunya ingin membenahi rumahnya agar nyaman untuk dijadikan tempat kerja. Selain itu, kami menyediakan pula paket renovasi kamar untuk mewujudkan keinginan klien,” ujar Yolanda ditulis Sabtu (8/1/2022).
Untuk menunjang pembuatan kustomisasi furnitur CLP Ideas, maka perusahaan membangun sebuah workshop yang berlokasi di Depok, Jawa Barat dengan peralatan modern dan pilihan material berkualitas. Saat ini pemesanan furnitur CLP Ideas dapat dilayani secara online baik melalui Instagram dan WhatsApp Business.
Untuk diketahui, perusahaan yang telah berdiri sejak 2019 ini merupakan bisnis yang dirintis oleh pasangan suami-istri, Dwi Satrio Hertanto dan Yolanda Hardani. Keduanya memutuskan untuk membangun CLP Design setelah menikah. Adapun nama CLP dipilih berasal dari singkatan Cipta Laksana Prima.
Hingga kini, pelanggan CLP Design mencakup klien dari berbagai sektor seperti perkantoran, residensial, restoran, kafe, salon hingga kampus dengan cakupan wilayah di Jabodetabek dan Bali. Sejumlah klien yang sudah menggunakan jasa CLP Design antara lain: Semen Tiga Roda, Ruangguru, Asuransi Jaga Diri, Universitas Indonesia, Immobi, Ottopay dan lainnya.
"Setiap proyek tentu memiliki persyaratan yang beragam dan tantangan yang unik. Sebagai perusahaan desain interior yang berpengalaman, kami harus mampu memberikan solusi terbaik kepada klien kami. Oleh karena itu, CLP Design dan tim mendengarkan dengan seksama kebutuhan klien dan memberikan layanan dengan sepenuh hati,” jelas wanita berusia 28 tahun ini.
Ia melanjutkan, salah satu kelebihan CLP adalah tidak membatasi dalam hal konsultasi, artinya lebih fleksibel serta lebih mengutamakan safety dan kualitas. Tidak hanya itu, CLP juga memberikan tahap awal desain secara cuma-cuma alias gratis kepada kliennya, karena menurutnya klien akan lebih mengerti dan senang jika sudah ada desainnya.
Baca Juga: 5 Keuntungan Telat Menikah yang Bikin Lebih Bahagia, Tak Perlu Risau!
Kemudian di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, CLP Design justru melihatnya sebagai suatu peluang.
“Dengan semakin banyaknya pemain dalam sektor ini, justru ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menjadikannya sebagai partner untuk kolaborasi. Yang terpenting kunci sukses menjalankan bisnis ini adalah tetap menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan,” ujar wanita lulusan Universitas Indonesia tersebut.
Di tahun 2022, CLP Design menargetkan untuk bisa memperoleh lebih banyak proyek pengembangan baik dalam hal procurement, konstruksi serta desain interior. CLP Design juga ingin kembali melebarkan sayapnya untuk membuat bisnis developer perumahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas