Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengukuhkan Asosiasi Pejabat Fungsional Pembina Jasa Konstruksi (APPJAKI) sebagai nama organisasi profesi jabatan. Pengukuhan dilakukan di Auditorium, Kementerian PUPR, Jakarta Selatan pada Selasa, (28/12/2021).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, M Zainal mengatakan, pembentukan APPJAKI sangatlah penting bagaikan urat nadi di dalam tubuh. Sebab, tidak mungkin infrastruktur dibangun tanpa ditopang oleh pilar pembina.
"Oleh karena itu, besar harapan dengan adanya para pembina jasa konstruksi ini dapat memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya konstruksi, seperti ketersediaan tenaga konstruksi yang kompeten, serta peningkatan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi," tutur M Zainal dalam acara pengukuhan di Auditorium Kementerian PUPR pada Selasa, (28/12/2021).
Menurut Zainal, dengan sumber daya konstruksi yang andal, kualitas pembangunan infrastruktur lebih optimal dan menjadikan industri jasa konstruksi mandiri, profesional dan bertanggungjawab.
Sebelumnya, dalam rangka mempersiapkan pembentukan organisasi ini telah dibentuk tim pelaksana yang bertugas untuk melakukan perencanaan dan persiapan pembentukan organisasi profesi, finalisasi organisasi profesi jabatan fungsional pembina jasa konstruksi. Kemudian dilanjutkan dengan musyawarah nasional pemilihan pengurusan organisasi, sehingga pada bulan Oktober 2021 terbentuk Tim Formatur yang bertugas mempersiapkan pelaksanaan kongres pembentukan organisasi profesi dengan agenda penetapan nama organisasi, penetapan ketua umum, pembahasan dan penetapan anggaran dasar (AD)/Anggaran Rumah Tangga (ART), pembahasan dan penetapan struktur organisasi, pembahasan dan penetapan kode etik dan kode perilaku organisasi, serta pemilihan dan penetapan pengurus organisasi oleh ketua umum.
Berdasarkan hasil kongres yang dilaksanakan pada 23 November 2021 lalu, terpilih Asosiasi Pejabat Fungsional Pembina Jasa Konstruksi (APPJAKI) sebagai nama organisasi. Dengan susunan pengurus sebagai berikut: Ir. Trisasongko Widianto, Dipl.HE sebagai Ketua Umum APPJAKI ; Ir. Yaya Supriyatna Sumadinata, M.Eng sebagai Sekretaris ; Ir. Netti Malemma, M.M sebagai Bendahara ; Dr. Ir. Poltak Sibuea, M.Eng. Sc sebagai Ketua Bidang Etika Profesi ; Ir. Mochammad Natsir, M.Sc sebagai Ketua Bidang Pengembangan Kompetensi ; Dra. Affuanie Harahap, M.M sebagai Ketua Bidang Kemitraan dan Advokasi ; dan Meylina D. Hasbullah, S.T., M.M sebagai Ketua Bidang Humas dan Publikasi.
"Anggota dan pengurus asosiasi ini bukan hanya dari kementerian PUPR, tapi dari seluruh Kementerian/Lembaga yang memiliki tugas kontsruksi," lugasnya.
Berita Terkait
-
BPJT Lakukan Evaluasi Berkala Jalan Tol, Berikut 8 Substansi Pelayanan yang Dinilai
-
Pamsimas Jawab Tantangan Perubahan Iklim dan Kelangkaan Air
-
Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia
-
Kementerian PUPR Sebut UU Cipta Bantu Warga Penghasilan Rendah Dapatkan Rumah
-
Bantu Peningkatan Produksi Air Bersih di Penajam, Kementerian PUPR Bantu Rp15 Miliar
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok
-
Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya