Suara.com - Pemberian bantuan makanan, obat-obatan, hingga pakaian untuk korban erupsi Gunung Semeru dilakukan oleh berbagai pihak dengan alasan kemanusiaan.
Namun perlu diingat bahwa pemberian bantuan, apapun jenisnya, perlu menjangku seluruh kelompok yang terdampak.
Inilah yang menjadi alasan QNET menyalurkan bantuannya kepada para korban di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sebab, dampak dari erupsi Gunung Semeru tidak dirasakan hanya oleh masyarakat di Pasirian dan Candipuro saja.
RYTHM Foundation, bagian dari program sosial QI Group, induk perusahaan QNET, langsung terjun ke lapangan dan memberikan bantuan darurat berupa makanan siap santap ke warga di tinggal sementara di tenda-tenda pengungsian di Desa Kunir, Dusun Leker, Desa Sumber Mujur, dan Desa Penanggal di akhir Desember 2021.
"Bantuan ini merupakan perwujudan filosofi yang diusung QNET, Raise Yourself To Help Mankind (RYTHM) yang peduli serta berkomitmen membantu meningkatkan kualitas kehidupan sesama masyarakat sehingga lebih sejahtera," tegas Malou Caluza, CEO QNET, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
"QNET ingin hadir membantu masyarakat Lumajang yang sedang dilanda bencana, QNET ingin agar kondisi dan mental korban kembali pilih meski sampai detik ini masih tinggal di pengungsian," terangnya.
Malou Caluza berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak. Ia mengajak seluruh penduduk Indonesia untuk mendoakan agar kejadian ini segera membaik, warga dapat beraktivitas seperti semula, ekonomi kembali bergeliat, dan anak-anak kembali ke sekolah.
Rudi Mulyono, Kepala Dusun Umbulsari, mengatakan bahwa masyarakat sangat senang dengan bantuan yang disalurkan, dengan makanan siap saji yang variatif, mereka mendapatkan kemudahan lebih dalam urusan konsumsi.
"Pada dasarnya kami juga diberikan makanan oleh pemerintah dan organisasi lainnya, tapi makanan yang diberikan oleh QNET ini memberikan kesan tersendiri bagi kami terutama dari variasi rasa dan menu makanan yang sedikit berbeda yang biasa kami terima," katanya.
Baca Juga: Donasi untuk Gala Disoal, Marissya Icha: Jangan Cuma Aku yang Dipanggil
Andi Geprik, Ketua Koordinator Relawan Semeru yang mengatakan banyak korban dan masyarakat terdampak yang tinggal di titik-titik penampungan yang jarang terjamah oleh bantuan.
"Gerakan penyaluran bantuan ke titik-titik lokasi penampungan seperti yang dilakukan oleh QNET ini sangat membantu para korban yang tidak tertampung di tenda-tenda pengungsian. Kami berharap akan semakin banyak lagi organsasi yang ikut terjun dan memberi bantuan kepada para pangungsi," tutup Andi Geprik.
Berita Terkait
-
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Tio Pakusadewo Dirawat di RS Pakai BPJS Kelas 3, Dewi Irawan Inisiatif Buka Donasi
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Donasi Buku dan Ilusi Pemerataan Pengetahuan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan