Suara.com - Kolaborasi menjadi hal krusial dalam akselerasi bisnis. Kolaborasi memungkinkan bisnis bisa berkembang lebih pesat, sehingga ekspansi bisnis akan semakin luas.
Kolaborasi bisnis sendiri bisa dilakukan oleh pelaku bisnis kecil, menengah hingga besar. Penjualan atau proses bisnis bisa berjalan lebih masif.
Hal inilah yang dilakukan oleh Dr Metz Skincare. Klinik kecantikan restoratif ini menjalin kerja sama dan kolaborasi guna akselerasi bisnisnya.
Dalam rangka scale up bisnis klinik kecantikan, Dr Metz bekerja sama dengan Xcelerate memberikan pelayanan yang lebih maksimal bagi customer. Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh dr. M. Rahmatullah, owner Dr Metz Skincare dan Dewa Eka Prayoga & Yuszak M Yahya Founder Xcelerate, Senin (21/2/2022).
"Dr Metz Skincare merupakan klinik restorasi yang berdiri sejak 2012, yang fokus pada proses perbaikan kulit wajah bagi korban-korban krim kosmetik yang mengalami kondisi flek, aging, jerawat, iritasi hingga breakout. Kami lahir karena meningkatnya tren pembelian kosmetik di mana-mana, sementara banyak yang mengalami ketidaknyamanan produk. Dr Metz Skincare memiliki dokter kecantikan ahli di bidangnya, yang memiliki sertifikasi pelatihan estetika yang terakreditasi untuk mengatasi permasalahan tersebut," ungkap dr. M. Rahmatullah.
Dr Metz Skincare juga memiliki peralatan modern seperti laser, HIFU, mikrodermabrasi dan peralatan lain yang menunjang pelayanan di klinik kami. Hingga saat ini, Dr Metz sudah menangani 2.591 pasien dengan berbagai macam keluhan.
Dengan tagline "Kembalikan Kilau Wajahmu", Dr Metz Skincare akan memperbaiki kulit wajah menjadi lebih sehat dan kembali cantik.
Dr Metz akan terus berupaya memberikan produk dan pelayanan berkualitas tinggi dan dapat menemukan skincare yang cocok untuk wajah customernya. Dr Metz juga senantiasa menjaga kualitas dan keamanan produk yang disediakan, agar semua orang dapat menggabungkan gaya hidup sehat dan cantik dalam kehidupan sehari hari.
"Proses mencapai kecantikan bukanlah sesuatu yang mudah maupun murah. Karenanya, banyak orang yang salah langkah dan melakukan tindakan ekstrem dengan menggunakan produk atau melakukan treatment yang tidak aman. Hasilnya memang instan, namun berujung kerusakan ringan sampai iritasi berat," tuturnya.
Baca Juga: Produsen Filter Air Bersih Asal Jerman Ekspansi Bisnis ke Indonesia
Layanan Dr Metz Skincare bisa menjadi solusi klinik kecantikan restoratif pilihan wanita aktif Indonesia. Rahmatullah berharap, masuknya Xcelerate sebagai mitra strategis diharapkan mampu meningkatkan nilai perusahaan secara signifikan.
Xcelerate akan melakukan fungsi sebagai tim konsultan yang akan melakukan business coaching dan evaluasi target tiap minggunya.
Dewa Eka Prayoga, founder Xcelerate mengatakan, Xcelerate tertarik untuk mengakselerasi bisnis yang memiliki potensi, membawa dampak positif yang luas, dan bisnis yang mampu dipasarkan secara global.
"Kami percaya bahwa entrepreneurship, khususnya bisnis di Indonesia dapat membantu membangun masa depan yang lebih baik," katanya.
Sebagai business accelerator, pihaknya memiliki tujuan untuk membantu pebisnis agar terus berkembang dan mencapai angka pertumbuhan yang signifikan.
"Dengan value layanan sekelas Dr Metz, kami yakin banyak wanita di Indonesia membutuhkan solusi restoratif kecantikan wajahnya. Semoga bergabungnya Xcelerate bisa membantu Dr Metz Skincare untuk hadir di setiap kota di Indonesia," lanjut Dewa.
Dr Metz sendiri berlokasi di Jalan Bhayangkara No. 24, Gunung Puyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Unik, KFC dan Dear Me Beauty Luncurkan Paket Kombo Makeup Limited Edition
-
Produsen Filter Air Bersih Asal Jerman Ekspansi Bisnis ke Indonesia
-
EIGER X Royal Enfield, Koleksi Apparel dan Riding Gear Eksklusif Bagi Biker Pemula Sampai Senior
-
Informasi Mengenai Gaji Kurir JnT dan Ekspansi Bisnis PT Global Express
-
Kembangkan Industri Pariwisata Otomotif, Kemenparekraf Bekerja Sama dengan IMI
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian