Suara.com - Memajukan literasi di Indonesia membutuhkan peran dari semua kalangan. Dalam suatu kesempatan, Mendikbudristek, Nadiem Makarim, menyampaikan bahwa perubahan kecil yang dilakukan oleh segenap pemangku pendidikan dapat memberikan perbaikan berarti bagi pendidikan nasional. Hal kecil, mudah, dan dapat dilakukan mulai dari cara sederhana, sebuah gerakan yang berasal dari seluruh elemen masyarakat.
Kini perlahan-lahan, banyak institusi pendidikan yang mulai berfokus mengembangkan program literasi yang melibatkan siswa dan guru, salah satunya adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidoarjo.
Tak tanggung-tanggung, bekerja sama dengan Nyalanesia, Disdikbud Kabupaten Sidoarjo mencanangkan target pemecahan rekor MURI di bidang literasi. Program yang bertajuk Festival Literasi Sidoarjo ini didesain untuk tidak hanya memotivasi tetapi sekaligus memfasilitasi sekolah-sekolah untuk mengembangkan program literasinya.
Program ini merupakan program kolaborasi Disdikbud Kabupaten Sidoarjo bersama Nyalanesia yang merupakan startup bidang pendidikan yang telah berpengalaman membantu lebih dari 300.000 siswa dan guru untuk menerbitkan buku bersama. Diperuntukkan bagi sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan Sederajat, diharapkan program ini bisa menjadi solusi efektif bagi para kepala sekolah untuk meningkatkan budaya literasi warga sekolahnya.
"Antusiasme dan kesadaran untuk meningkatkan literasi yang mencuat serentak dari Disdikbud, kepala sekolah, siswa, dan guru di Sidoarjo ini merupakan modal yang luar biasa penting. Nyalanesia ingin mengambil peran untuk menjadi fasilitator dan suksesor dari upaya Kabupaten Sidoarjo untuk melahirkan puluhan ribu siswa dan guru penulis dan mememcahkan rekor MURI di bidang literasi,” ujar Founder Nyalanesia, Lenang Mangala.
Festival Literasi Sidoarjo 2022 adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat Kabupaten Sidoarjo dengan total hadiah senilai ratusan juta rupiah.
"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo menghimbau kepada sekolah-sekolah jenjang SD dan SMP sederajat untuk bisa berperan serta dalam kegiatan Festival Literasi Sidoarjo. Dalam Festival Literasi Sidoarjo ini akan diawali dengan pelatihan kepenulisan, lomba kepenulisan, lomba website literasi sekolah, dan lomba video kreasi, serta penerbitan buku ber-ISBN. Pada puncak acara nanti akan diberikan penghargaan yang akan dilakukan pada tanggal 8 September 2022, bertepatan dengan Hari Literasi Dunia,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd.
Melalui program ini, seluruh sekolah yang menjadi peserta program akan difasilitasi dan bertualang bersama serangkaian kegiatan yang meliputi workshop dan sertifikasi kompetensi, penulisan dan perlombaan literasi, penerbitan dan percetakan buku ber-ISBN, fasilitas pembuatan dan pengelolaan website literasi sekolah, konsultasi dan pengembangan program literasi, seminar nasional dan peluncuran buku, penganugerahan penghargaan dan hadiah, hingga acara puncak Festival Literasi Sidoarjo.
"Saat ini, ribuan siswa telah resmi berpartisipasi. Baik dari Disdikbud, K3S SD, dan MKKS SMP pun siap berpartisipasi mengajak seluruh siswa dan guru untuk menjadi penulis dan menyukseskan acara Festival Literasi Sidoarjo hingga acara puncak yang diselenggarakan bertepatan Hari Literasi Dunia, tanggal 8 September 2022,” imbuh selaku Koordinator Festival Literasi Sidoarjo, Vera Fitriani, S.Pd.
Baca Juga: Tersebar di 60 Sekolah, 1.200 Siswa di DIY Positif Omicron
Sejak diluncurkan pada 25 Januari 2022 lalu, ribuan siswa dan guru bersemangat untuk berpartisipasi dalam program Festival Literasi Sidoarjo. Pendaftaran peserta program Festival Literasi Sidoarjo ini masih dibuka hingga tanggal 10 Maret 2022. Info lengkap dan pendaftaran program ini dapat diakses melalui situs resminya festivalliterasisidoarjo.id.
Berita Terkait
-
Viral Pidato Guru Minta Siswa Jaga Diri: Banyak Omicron dan Perebut Pasangan di Luar Sana
-
3 Tips Menemukan Buku Bacaan yang Cocok dengan Dirimu, Yuk Dicoba!
-
Diduga Sang Anak Jadi Korban Penganiayaan Oknum Guru, Orangtua Siswa di Mempawah Lapor Polisi
-
Kronoligis Siswa di Mempawah, Mengaku Dianiaya Guru Lantaran tak Tuntas Kerjakan Tugas Pelajaran Agama
-
Hasil Swab di SMAN 1 Bantul, Belasan Siswa Positif Covid-19
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!