Suara.com - Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Nurcahyo Anggorojati merespon adanya aksi demontrasi aduan warga Rusunawa Marunda yang mengeluhkan pencemaran debu batu bara yang melanda kawasan pemukiman mereka. Oleh karena itu, Partai NasDem DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera mengatasi pencemaran polusi debu batu bara tersebut yang terjadi di Marunda, Jakarta Utara.
"Pemprov DKI harus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dalam menindaklanjuti pengaduan warga Rusun Marunda. Apalagi pencemaran ini telah menganggu kesehatan warga. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta agar menginvestigasi dan melakukan kajian terkait pencemaran polusi udara, evaluasi konsensi PT Karya Citra Nusantara (KCN) terkait dugaan pencemaran tersebut," ujar Nurcahyo, Selasa (15/3/2022).
Ia pun meminta Pemprov DKI untuk menindak tegas dan memberikan sanksi jika ditemukan adanya pelanggaran yang menyebabkan pencemaran polusi debu batu bara tersebut, dan diharapkan WALHI Jakarta, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) agar melakukan advokasi dan pendampingan hukum kepada warga Rusun Marunda yang terdampak pencemaran debu batu bara.
"Pemerintah perlu memberikan sanksi tegas jika nantinya hasil investigasi ditemukan pelanggaran. Pemerintah perlu menjamin lingkungan dan kesehatan yang layak untuk warga," lanjut Nurcahyo.
Lebih lanjut, Politisi Partai NasDem itu pun meminta Pemrov DKI tetap memiliki komitmen untuk menurunkan tingkat gas emisi rumah kaca hingga 50 persen pada 2030. Salah satunya dengan mengatasi pencemaran polusi udara.
Berita Terkait
-
Tanggapi Big Data Menko Marves Soal Penundaan Pemilu 2024, AHY: Buzzer Emangnya Nggak Bekerja?
-
Kursi Wawako Padang Masih Kosong, Wali Kota Padang Bocorkan Penyebabnya
-
Abu Batu Bara PT Karya Citra Nusantara Terbukti Cemari Udara Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Sanksi
-
Terbukti Bersalah Soal Debu Batu Bara di Marunda, PT KCN Disanksi Pemprov DKI untuk Lakukan Ini
-
Tanggapi Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024, Amien Rais Singgung Nasib Soekarno
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan