Suara.com - Tahun ini pemerintah melonggarkan sejumlah aturan termasuk mengizinkan masyarakat untuk dapat mudik ke kampung halaman. Menurut survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), diperkirakan akan ada 85,5 juta penduduk siap untuk mudik lebaran tahun ini. Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, tentu kita perlu waspada dalam menjaga kesehatan agar momen perayaan hari raya bisa tetap berjalan lancar, apalagi Covid-19 belum sepenuhnya mereda. Menghadapi euforia mudik lebaran ini, penerapan sejumlah syarat kesehatan untuk pemudik tetap harus dimaksimalkan guna menekan angka penyebaran Covid-19.
Untuk itu, pemudik dianjurkan menerima vaksin booster, namun bagi yang baru mendapatkan vaksin dosis kedua, pemudik dapat menunjukan hasil negatif Covid-19 dari rapid test SWAB Antigen atau test RT PCR. Di tengah suasana persiapan mudik ini, masyarakat kerap kali melupakan berbagai hal penting untuk dapat menjaga kesehatan. Untuk itu, PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) berinisiatif memberikan tips persiapan mudik lebaran.
Simak sederet tips persiapan mudik yang wajib diingat dan penting diterapkan agar tetap sehat di hari lebaran:
Persiapkan Obat-obatan Pribadi
Mudik biasanya identik dengan perjalanan panjang. Untuk meminimalisir gangguan atau masalah kesehatan dapat diatasi dengan membawa obat yang wajib untuk dibawa seperti obat mabuk perjalanan, obat masuk angin, hingga obat-obatan yang bersifat pribadi atau vitamin yang membantu menjaga imun tubuh. Dengan membawa obat pribadi akan mempermudah pemudik untuk tetap menjaga kesehatan pada saat perjalanan mudik lebaran.
Pastikan Tubuh Tetap Fit
Perjalanan panjang dapat menimbulkan lelah. Memastikan tubuh tetap fit selama perjalanan wajib dilakukan dengan cara memenuhi asupan cairan yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Sediakan stok makanan dan minuman yang mudah dibawa seperti roti, biskuit, air mineral, atau susu kemasan. Tak kalah penting, jika menggunakan kendaraan pribadi, rencanakan perjalanan dengan mengetahui rute dan tempat beristirahat (rest area). Sebab, istirahat menjadi sangat penting untuk menjaga stamina tubuh agar tetap fit dalam berkendara.
Protokol Kesehatan yang Ketat
Dalam momentum mudik, tidak lengkap tanpa halal bi halal bertemu dengan keluarga besar. Agar halal bi halal tetap lancar, selalu terapkan protokol kesehatan yang biasa dilakukan sehari hari, seperti memakai masker, mencuci tangan, hingga tetap menjaga jarak, wajib dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Pulang Kampung Saat Lebaran, Ini yang Harus Disiapkan Sebelum Mudik Naik Kendaraan Pribadi
Jaga Menu Makanan dan Minuman
Momen halal bi halal biasanya jadi momen memenuhi keinginan untuk makan dan minum berlebih. Namun hal yang tak kalah penting untuk diingat adalah menjaga jumlah dan komponen asupan saat lebaran. Sebab, di momen lebaran biasanya berbagai makanan dan minuman disajikan seperti rendang, gulai, gorengan, softdrink, kopi, dan lain sebagainya. Cara yang harus dilakukan adalah dengan mengurangi minuman bersoda, gula dan santan. Tidak lupa untuk makan sayur, buah, dan juga perbanyak minum air putih. Sebab menurut Institute of Medicine’s Food and Nutrition Board, untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh bagi pria yaitu sekitar 3,7 liter air putih per hari, sedangkan untuk wanita adalah 2,7 liter air putih per hari.
Sempatkan Berolahraga
Di masa lebaran tidak ada alasan untuk tidak berolahraga, agar tetap menjaga kebugaran tubuh dan jantung tetap sehat. Kementerian Kesehatan pun menganjurkan untuk setiap orang dapat melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu. Berolahraga atau aktivitas fisik tidak perlu pergi ke tempat gym atau lapangan olahraga. Hanya dengan berolahraga ringan saja seperti naik turun tangga, jalan cepat, bersepeda, mengajak keluarga di rumah untuk jogging bersama berkeliling lingkungan perumahan atau berenang, bisa menjadi pilihan untuk tetap sehat di masa lebaran.
Dengan menjalankan beberapa tips tadi, pemudik dapat tetap sehat dan prima di saat lebaran. Selain itu, tidak kalah penting selain memastikan kesehatan, meminimalisir stres sebelum melakukan mudik, pemudik juga bisa menambah perlindungan ekstra untuk diri dan keluarga seperti halnya dengan memiliki produk asuransi. Astra Life memiliki sejumlah produk asuransi yang bisa dipertimbangkan untuk menambah ketenangan dalam hidup.
Salah satunya adalah Produk asuransi AVA iFamily Protection Syariah yaitu asuransi jiwa dan kesehatan dengan manfaat perlindungan terhadap risiko meninggal dunia karena sakit maupun kecelakaan, Santunan Rawat Inap dan Santunan Rawat Inap ICU, serta manfaat penggantian Biaya Rawat Jalan Darurat akibat kecelakaan termasuk perlindungan terhadap risiko meninggal dunia pada saat melakukan ibadah Haji/Umroh dan risiko meninggal dunia di masa mudik karena kecelakaan selama bulan Ramadan sampai dengan 5 syawal (manfaat mudik lebaran) dalam 1 polis asuransi yang terpadu. Kontribusi tahunan untuk produk asuransi ini dapat dimulai dari Rp1 juta dengan manfaat perlindungan asuransi sampai dengan Rp750 juta. AVA iFamily Protection Syariah bisa didapatkan di cabang PermataBank Syariah terdekat.
“Astra Life selalu memberikan ketenangan pikiran di setiap momen. Bahkan di saat mudik, kami selalu hadir memberikan solusi perlindungan terbaik agar masyarakat dapat lebih mencintai hidup. Untuk itu, berbagai tips kami berikan sebagai bentuk kepedulian kami untuk mengingatkan masyarakat yang akan mudik di masa lebaran. Semoga tips tersebut dapat bermanfaat agar masyarakat dapat tetap mencintai hidup dengan menerapkan protokol kesehatan selama masa mudik lebaran dan momen halal bi halal guna menekan penyebaran Covid-19,” tutup Windy Riswantyo selaku VP Head of Marketing & Branding and Digital Channel Astra Life.
Berita Terkait
-
Kunjungi Terminal Jatijajar Depok, Muhadjir Effendy: Jika Mudik Sukses, Kita Bisa Menuju Endemi
-
Belum Rampung 100 Persen, Jembatan Kretek II Akan Dibuka Saat Mudik Lebaran
-
Menko Airlangga Optimis Perputaran Uang Selama Mudik Lebaran Tahun Ini Mencapai Rp175 Triliun
-
Seorang Pemudik di Telaga Punggur Adu Mulut dengan Petugas karena Tak Bisa Naik Kapal, ASDP Batam: Kapasitas Terbatas
-
Partai Golkar Berangkatkan Gratis Ratusan Pemudik, Airlangga Minta Tetap Waspada Covid-19
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur