Suara.com - Era digital menjadikan sebagian orang menjadi lebih mudah dalam menjalankan kegiatannya, termasuk dalam berdagang atau berjualan secara online. Kehadiran sosial media dan e-commerce pun turut membuat urusan bisnis jadi makin bersinar, asal dilakukan secara cerdas, sehingga mampu memberikan cuan.
Salah satu milenial yang melakukannya adalah Ajeril Shin Chou. Ia merupakan pemuda yang mampu untuk melihat peluang untuk mengembangkan usahanya berjualan secara online.
Ajeril, yang mempunyai toko online bukapedia.id, awalnya menghadapi banyak tantangan, hambatan, dan kesulitan saat merintis usaha marketing produk digital secara online. Tapi pada akhirnya secara perlahan, ia dapat mengatasi semuanya, hingga dapat menjalankan bisnisnya, dan mampu mendapatkan income yang cukup besar dengan hanya jualan produk secara online.
Awalnya, Ajeril berkeinginan untuk bekerja kantoran, agar dapat membanggakan keluarga, namun ia memutuskan untuk bisnis online, karena kini mampu mengembangkan jaringan dan omzet.
Kini Ajeril mampu menghasilkan profit ratusan juta dari bisnisnya. Apa rahasianya?
"Saya selalu memanfaatkan semua platform sosial media, seperti Facebook, IG, Twitter dan lainnya. Jangkauan sosial media itu luas, sehingga selalu ada peluang dari marketing yang saya lakukan," ujarnya.
Ajeril menyebut, usaha yang dia lakukan dapat dengan mudah dipromosikan melalui media sosial, dan serta banyak sekali peluang marketing yang dilakukannya untuk mengembangkan relasi dan menjangkau lebih banyak orang secara online.
Selain telah berhasil mendapatkan profit, bukapedia.id kini mampu membentuk network untuk penjualan digital dan mempekerjakan beberapa karyawan. Ajeril mengatakan, bisnis ini bisa dilakukan siapa saja, dengan modal sosial media, asal dilakukan dengan tekun.
"Sebenarnya bisnis digital online bisa dilakukan oleh semua orang, yang memang mau berusaha dan bekerja keras tanpa kenal putus asa," katanya.
Baca Juga: Ingin Jualan Online? Simak 5 Tips Supaya Banyak Pembeli
Berita Terkait
-
5 Skill Wajib Dimiliki Social Media Marketing
-
Dukung Perkembangan Konten Live Streaming, Platform Ini Siapkan Rp50 Miliar untuk Para Kreator
-
Era Metaverse Adalah Dunia Asyik yang Butuh SDM Andal di Bidang Teknologi Digital
-
Menaker Harap Mahasiswa Unusa Mampu Jawab Tantangan di Era Digital
-
Peluang Karier di Industri Musik pada Era Digital, Apa Saja?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan