Suara.com - Saat Pelatihan dan Workshop Pemberdayaan UMKM Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf), Sandiaga Uno mengenakan busana yang diproduksi oleh brand lokal Telusur Kultur.
"Dengan baju dari brand karya anak bangsa @telusurkultur, saya menyampaikan harapan besar supaya para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif dapat memanfaatkan momentum kebangkitan ekonomi ini untuk mengambil peluang usaha dan peluang kerja sebanyak-banyaknya," tulisnya dalam Instagram official @sandiuno.
Telusur Kultur sendiri merupakan brand lokal asal Jakarta yang konsisten menjual kemeja dengan ilustrasi budaya-budaya Indonesia. Kemeja buatan Telusur Kultur tersebut sempat viral dipakai olah berbagai kalangan mulai dari pejabat, artis hingga penggiat industri kreatif.
"Dengan suka cita, Telusur Kultur membawa nuansa khas Indonesia untuk mengenal kembali sejarah dan kebudayaan Indonesia. Koleksi ini bermula dari kecintaan pada kekayaan kuliner Indonesia, kami keluarkan koleksi kemeja dengan ilustrasi makanan Nusantara yang juga membantu UMKM penjual makanan tradisional," ujar Renaldi, dari Telusur Kultur.
Melihat peluang bagus, brand Telusur Kultur kemudian meluncurkan koleksi terbaru mereka. Lewat Koleksi Asa dan Rasa, Telusur Kultur menciptakan dua jenis kemeja penuh ilustrasi yang menggambarkan keberagaman budaya di Indonesia, seperti kemeja "Manusia Indonesia", yang berisi tokoh-tokoh penting di Indonesia dan kemeja "Rasa Nusantara", yang mengangkat tema makanan tradisional Indonesia.
"Konsep Telusur Kultur lahir pada 2019, tahun Pemilu. Waktu itu kita agak jenuh tentang bahasan yang itu-itu saja tentang negara kita. Muncullah ide berpartisipasi dalam menceritakan Indonesia," ungkap Renaldi.
"Di awal tahun 2020, brand Telusur Kultur sempat viral karena dipakai oleh Mas Gibran Rakabuming Raka. Dari sana kita dan Mas Hari memutuskan untuk melanjutkan brand Telusur Kultur ini, agar bisa terus memberikan ingatan bahagia dan rasa bangga tentang Indonesia," katanya.
Telusur Kultur sukses menarik perhatian banyak orang dengan koleksi Asa dan Rasa. Ternyata ada alasan tersendiri mengapa Renaldi dan tim memutuskan untuk mengangkat makanan Indonesia sebagai desain kemeja terbaru di Telusur Kultur.
Makanan Indonesia sebenarnya harta karun. Di dalam kemeja "Rasa Nusantara" contohnya, banyak ilustrasi makanan yang digunakan, seperti sate, lontong, gulai, opor, jajanan pasar dan masih banyak lagi.
Untuk pemilihan jenis makanan yang dipilih tim Telusur Kultur, sebenarnya tidak ada spesifikasi khusus. Mereka memang fokus mengangkat kuliner tradisional yang menggambarkan Nusantara.
Baca Juga: 5 Kawasan Kuliner Malam di Jakarta dengan Hidangan Menggugah Selera
Koleksi kemeja Asa dan Rasa ini terbilang baru diluncurkan, tapi sudah banyak public figure hingga pejabat yang mengenakan kemeja ini, mulai dari Dian Sastro, Sandiaga Uno, Axton Salim, Dimas Djay dan masih banyak lagi.
Setiap pembelian satu kemeja "Cita Rasa Nusantara" seharga Rp 349 ribu (harga normal: Rp 419 ribu), pembeli sudah ikut menyumbangkan 1 makanan tradisional yang dijual oleh UMKM kepada orang-orang yang membutuhkan.
"Kita punya gagasan, setiap pembelian 1 kemeja, maka 1 porsi makanan akan kiyta beli lewat UKM. Makanan ini lalu dibagikan ke yang membutuhkan, jadi dampaknya sistemik," sambungnya.
Ke depan Reinaldi optimistis akan mampu memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
"Telusur Kultur bakal launching beberapa project baru di akhir tahun," katanya.
Semua koleksi kemeja Telusur Kultur bisa dibeli langsung lewat situs resmi mereka di telusurkultur.com, atau cek Instagram @telusurkultur untuk informasi lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Sandiaga Ingin Batik Banyuwangi Miliki Daya Saing
-
Respon Menparekraf Sandiaga Saat Candi Borobudur Dibandingkan dengan Angkor Wat: Its So Much More
-
Sandiga Uno Dukung Formula E, Berharap Sukses Seperti MotoGP Mandalika
-
Menteri Sandiaga Uno Dikritik, Tak Promosikan Formula E Sebagai Ajang Pariwisata
-
Menparekraf Ajak Sineas Danau Toba Ikut FSM, Ciptakan Lapangan Kerja
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?