Suara.com - Seiring dengan menurunnya laju penularan Covid-19 di Indonesia, berbagai industri essential dan non-essential memutuskan mulai kembali bekerja dari kantor atau work from office (WFO). Meski demikian, kebiasaan meeting hybrid, yakni kombinasi meeting secara offline dan online yang telah terbentuk selama pandemi, tampaknya akan tetap menjadi pola bertemu yang dominan.
Survey dari McKinsey pada 2021 mengatakan lebih dari separuh (52%) karyawan secara global menginginkan perusahaan mereka mengadopsi model kerja virtual hybrid yang lebih fleksibel, di mana karyawan terkadang dapat berada di kantor maupun dapat bekerja dari jarak jauh.
Namun, baik meeting secara hybrid maupun in-person atau fisik memiliki beragam kesulitan untuk dapat dilaksanakan dengan lancar. Memasang layar, komputer, speaker, kamera dan berbagai perangkat pendukung meeting akan cukup memakan waktu dan membuat pertemuan dilaksanakan secara tidak efisien.
Solusi teknologi yang komprehensif terus dicari oleh banyak bisnis di Indonesia agar tak hanya mudah melakukan pertemuan hybrid yang lebih efisien, namun juga dapat terhubung secara realtime dengan mudah dan lancar dengan karyawan maupun jaringan kantor lainnya.
Agustian Yusetia, selaku General Manager IT & ID B2B Business Solutions LG Electronics Indonesia menyatakan, “Tuntutan pekerja dan bisnis untuk dapat melaksanakan meeting hybrid yang lebih efisien dan tidak ribet menjadi salah satu poin penting bagi LG untuk terus berinovasi melalui LG Business Solution dalam menjawab tantangan pola kerja baru dari kebutuhan bisnis di Indonesia. Di tengah ekonomi yang kembali pulih serta dunia perkantoran yang kembali menggeliat, kami melihat peningkatan permintaan solusi teknologi untuk pola kerja hybrid dalam setahun terakhir. Untuk itu, pada tahun ini kami telah menyediakan berbagai produk unggulan dalam kategori information display yang hadir bersinergi untuk mendukung produktivitas bisnis di Indonesia."
Salah satu produk unggulan tersebut adalah LG LED All-in-One Smart Series LAEC015, hadir dengan berbagai fitur yang mendukung in person meeting maupun hybrid meeting jadi lebih efisien.
Layar 136 inci yang dilengkapi Built-in Speaker dan memiliki proses pemasangan mudah tanpa harus ada tambahan perangkat lainnya ini, cocok digunakan untuk video teleconference dengan kapasitas peserta besar dari berbagai tempat sekaligus, seperti workshop, internal town hall, atau kegiatan monitoring di kantor cabang.
Produk ini juga hadir untuk mendukung para pekerja, kegiatan belajar mengajar, hingga kegiatan lembaga pemerintah, dimana besar layarnya mampu meningkatkan visibilitas dari peserta hybrid dalam video bagi seluruh partisipan yang hadir secara offline.
Mengutip siaran tertulis yang diterima Suarfa.com, LG juga menyediakan produk LG Interactive Digital Board (IDB) 86TR3DJ Createboard yang ditujukan bagi para pekerja yang membutuhkan interaktivitas. Dengan ukuran layar sebesar 86 inci, produk ini dilengkapi dengan layar sentuh paralaks rendah dan Stylus Pen yang memberikan pengalaman menulis bagaikan papan tulis, sehingga memudahkan karyawan untuk melakukan anotasi dokumen selama presentasi ataupun pada saat melakukan sesi brainstorming secara bersama-sama hingga lebih dari 20 titik sentuh.
Baca Juga: Seventeen Berhasil Menjual Habis 60Ribu Tiket Fan Meeting di Jepang!
Layar yang dapat menampung lebih dari enam screen sharing ini juga didukung dengan konektivitas bluetooth untuk perangkat tambahan seperti keyboard, mouse dan speaker yang dapat memberikan pengalaman meeting, presentasi hingga brainstorming yang kolaboratif dan interaktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo