Suara.com - Startup insurtech Kesehatan, Rey merilis produk- produk asuransi eksklusif yang merupakan produk signature miliknya yang akan menjadi komponen utama membership Rey dengan didukung oleh ekosistem kesehatan, kebugaran, dan klaim cashless yang terintegrasi dari ujung ke ujung (end to end). Dari sisi teknologi, Rey juga berhasil memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001/2013 yang merupakan standarisasi Manajemen Informasi, perlindungan, dan enkripsi data.
CEO dan Co-Founder Rey, Evan Wijaya Tanotogono menjelaskan bahwa Rey bercita-cita turut berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan terproteksi. Untuk itu, Rey membuka seluas-luasnya akses masyarakat terhadap asuransi kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dengan biaya terjangkau sekaligus bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik. Hal ini lantaran ia melihat penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah dan layanan kesehatan sampai saat ini masih terkonsentrasi pada wilayah tertentu.
Proteksi kesehatan yang dapat diakses melalui Rey saat ini mencakup rawat jalan dan rawat inap. Saat pertama kali menjadi Member maka membershipnya sudah mencakup manfaat rawat jalan yang disediakan dari polis Rey Outpatient Care dan dilengkapi dengan fitur-fitur utama Rey, yaitu ReyCare, ReyCard, dan ReyFit. Semuanya dapat diperoleh dengan harga langganan mulai dari Rp35 ribu per bulan.
“Dengan pendekatan digital first secara operasional maupun distribusi akses produk, Rey dapat memberikan premi yang lebih terjangkau kepada pengguna. Hal ini juga diperkuat oleh optimalisasi layanan kesehatan yang terintegrasi. Selain itu, dengan pendekatan ini, kami juga dapat menyajikan informasi yang lebih efisien dan straightforward sehingga masing-masing calon Member mendapatkan kebebasan untuk menelaah, memilih, dan membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka semudah mengakses dari gadget masing-masing,” ujar Evan dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Jumat (8/7/2022).
Proses pembayaran premi keanggotaan pun sangat mudah, yakni setelah proses pengisian data dilengkapi, calon Member dapat memilih metode membership secara bulanan atau tahunan menggunakan kartu kredit, e-wallet (OVO, DANA, Shopee), atau transfer Virtual Account (VA).
Salah satu praktisi kedokteran, dr.Adam Prabata, turut memberikan pendapatnya. Menurutnya, Integrasi antara layanan kesehatan online dan offline serta didasari oleh kontinuitas data akan sangat membantu proses kesembuhan pasien menjadi lebih cepat dan efisien.
“Menyaksikan langsung doctor chat demo yang ditampilkan Rey, saya kira akan sangat membantu para pelaku industri kesehatan menjalankan misi literasi kesehatan, yaitu menyadarkan masyarakat agar menjalankan hidup sehat dan segera melakukan pengobatan jika sakit serta tidak melakukan diagnosa diri sendiri. Tidak harus mendatangi fasilitas kesehatan langsung untuk penyakit tertentu, cukup manfaatkan konsultasi online,” sebut dr.Adam.
Evan menambahkan bahwa ReyFit dan ReyCoin merupakan salah satu manifestasi dari visi Rey dalam meningkatkan kualitas kesehatan penggunanya
Fitur ReyFit akan memotivasi user mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat sehingga risiko kesehatan mereka menjadi lebih kecil. Pada versi aplikasi yang telah di release sekarang, target harian yang dapat di track adalah mengukur jumlah langkah kaki dan tingkat hidrasi. Dua fitur ini merupakan kegiatan dasar yang dapat dijalankan sehari-hari dengan mudah sehingga dapat digunakan oleh semakin banyak pengguna dengan berbagai tingkat kebugaran.
Baca Juga: Alhamdulillah, Delapan Jamaah Calon Haji Yang Alami Stroke Sehat Kembali
“Sedangkan ReyCoin, Member yang sudah mencapai target harian akan mendapat ReyCoin yang dapat ditukarkan dengan hadiah menarik yang mendukung kesehatan atau diskon membership Rey,” tutup Evan.
Berita Terkait
-
Bangganya Menkes Budi Gunadi Sadikin, Lihat Poltekkes Surabaya Hasilkan Beragam Alat Kesehatan
-
Cara Menghindari Kolestrol di Musim Kurban
-
Pakar Kesehatan Imbau Warga Ingat, Saat Ini Masih Pademi COVID-19 dan Harus Jaga Prokes
-
Bukan Cuma Tujuan Wisata, Bali Juga Siap Jadi Pusat Industri Kesehatan Kelas Dunia
-
Jelang Wukuf, Pos Kesehatan Arafah Rawat 33 Jemaah Haji yang Alami Masalah Kesehatan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa
-
Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau