Suara.com - Negara-negara di Asia, termasuk Indonesia, merupakan tujuan para warga ekspatriat yang masih mengutamakan tempat tinggal bernuansa alam.
Salah satu lokasi tujuan bernuansa alam yang kini banyak disasar warga asing adalah Lombok. Sebenarnya tak cuma warga asing, penduduk perkotaan kelas atas pun tergoda untuk memiliki hunian di tempat-tempat indah di Indonesia.
Pemerintah Indonesia sendiri menyadari betul potensi alam Lombok. Untuk membuat kawasan ini semakin memikat, pemerintah Indonesia baru-baru ini mengumumkan visa baru bebas pajak selama lima tahun, yang telah dijuluki “visa pengembara digital”.
Fasilitas ini diharapkan akan mengundang kalangan anak muda, warga dunia yang ingin hidup lebih santai, termasuk pensiunan tertarik untuk tinggal di Lombok.
Perusahaan investasi real estate di Lombok, Invest Islands mengundang para profesional untuk tinggal, bekerja dan bersantai di vila atau tempat tinggal mereka sendiri, dikelilingi oleh alam dan didukung oleh fasilitas internasional, dan teknologi terbaru.
Terletak di Teluk Torok di pantai selatan pulau, Gran Meliá Lombok adalah tempat peristirahatan mewah yang unik, yang memiliki 110 vila kolam renang, termasuk dupleks tepi pantai dan tempat perlindungan bukit dengan satu hingga tiga kamar tidur, dibuat dalam berbagai gaya arsitektur yang dramatis.
Setiap vila memadukan interior berspesifikasi tinggi, jendela panorama, dek kolam renang, dan pemandangan langsung lereng bukit atau laut lepas. Proyek ini telah dinobatkan sebagai “Pengembangan Perhotelan Terbaik” di Asia Pacific Property Awards dan akan dibuka pada 2025.
Bagi mereka yang ingin lebih dekat dengan alam secara fisik dan spiritual, Mandala Eco-Village adalah kawasan terletak di puncak bukit yang menggabungkan keberlanjutan dan modernitas. Letaknya berada tepat di puncak bukit, dikelilingi oleh sawah dan dengan pemandangan Gunung Rinjani dan laut. Dengan solusi energi bersih dan integritas budaya, Mandala membantu membangun masa depan yang lebih baik bagi penduduknya, penduduk setempat, dan Bumi.
Untuk investasi yang benar-benar dibuat khusus, Invest Islands memungkinkan pemilik memilih sebidang tanah yang sempurna dan bekerja dengan arsitek dan desainer untuk membuat rumah sesuai keinginan mereka.
Baca Juga: Keindahan Alam dan Budaya Desa Wisata Buwun Sejati Jadi Daya Tarik Wisatawan
“Kesempatan untuk menukar apartemen perkotaan kecil dengan vila kolam renang yang besar dan mewah, dan mengganti jalan-jalan yang macet dengan langit yang cerah belum tercemar polusi, tentunya menjadi sangat menarik. Sekarang, dengan konektivitas tanpa batas dan munculnya budaya 'bekerja dari mana saja', visi kehidupan yang lebih baik ini dapat menjadi kenyataan,” kata Jack Brown, Co-Founder Invest Islands.
Brown menyebut, banyak profesional perkotaan dari Hong Kong mulai beralih pada tempat tinggal yang bernuansa alam dan menjadi investor kepemilikan tanah atau properti.
Hal ini tentu juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Invest Island berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar lokasi operasinya, dengan mendanai sekolah desa hingga mengurangi sampah plastik, mempelopori bahan bangunan ramah lingkungan, mendorong pertanian organik, dan lainnya, sehingga setiap investor dapat yakin bahwa mereka membuat dampak positif.
Berita Terkait
-
10 Rekomendasi Hotel Bernuansa Alam untuk Staycation di Jabodetabek
-
10 Daftar Tempat Rekreasi Bernuansa Alam di Bogor, Tiket Masuknya Murah!
-
7 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Padang, Berdesain Modern Hingga Bernuansa Alam
-
Cafe Jungle Trawas, Rekomendasi Tempat Nongkong Bernuansa Alam di Mojokerto
-
Cafe di Bandung: Tempat Instagramable, Outdoor dan Bernuansa Alam
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU
-
Atasi Bibir Kering, Ini 5 Lip Serum Peptide yang Bikin Makin Memesona
-
Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Makna Mendalam Surah Ad-Duha yang Viral Dibaca Demi Hadiah Miras di The Sounds Project
-
Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru
-
DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan
-
Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan