Suara.com - Sayurbox, startup agritech yang menghubungkan konsumen dengan produk segar langsung dari petani, mengajak pelanggan untuk melakukan gerakan cinta lingkungan dengan mengembalikan kemasan kardus Sayurbox untuk didaur ulang/dipakai kembali.
CEO Sayurbox, Amanda Susanti turun langsung menjadi kurir untuk mengantarkan barang pesanan ke beberapa pelanggan Sayurbox sebagai bentuk komitmen untuk melayani pelanggan, serta secara langsung mengajak pelanggan untuk ikut gerakan cinta lingkungan ini. Program pengembalian kardus ini bertujuan agar mendorong pelanggan untuk mengurangi limbah, khususnya limbah rumah tangga dengan mengembalikan kemasan kardus Sayurbox yang sudah tidak terpakai.
Semenjak program ini secara resmi diluncurkan pada bulan Agustus 2022, telah ada lebih dari 4000 kardus yang dikembalikan kepada Sayurbox. Hal ini setara dengan 17 lebih pohon yang terselamatkan. Sayurbox berterima kasih atas respon positif dari pelanggan selama ini serta mendorong lebih banyak pelanggan untuk mengikuti program pengembalian kardus, ini merupakan langkah awal Sayurbox dalam gerakan cinta lingkungan.
“Sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di sektor agrikultur, kami sangat memberikan perhatian kepada dampak terhadap lingkungan, saat ini kami tengah melakukan uji coba beberapa program untuk lingkungan. Pada kesempatan ini saya secara langsung juga ingin mengajak konsumen untuk berpartisipasi dengan mengembalikan kardus kemasan belanja,” ucap Co-Founder dan CEO Sayurbox, Amanda Susanti.
“Program ini merupakan sebuah komitmen Sayurbox dalam menciptakan program ramah lingkungan, karena selain pengembalian kardus, kami juga saat ini sedang mengurangi penggunaan kemasan dalam (inner packaging) dalam bentuk apapun (kertas, plastik, ice gel, alumunium foil dan sebagainya),” tambahnya.
Mengenai program ini, proses pengembalian kardus akan dilakukan melalui Mitra pengemudi Sayurbox saat mengirimkan pesan pengantaran pesanan. Sebelumnya, pelanggan dapat memilih opsi pengembalian kardus ketika melakukan check out belanjaan di aplikasi Sayurbox. Selain itu, tanpa melakukan konfirmasi pada aplikasi pun pelanggan dapat mengembalikan kardus langsung ke Mitra pengemudi Sayurbox.
Adapun kardus yang telah rusak tetap dapat dikembalikan untuk dilakukan proses daur ulang. Terkait dukungan terhadap program keberlanjutan dan lingkungan (sustainability and environment), Sayurbox terus mengembangkan program dan kerjasama dengan berbagai instansi untuk menjaga kelestarian lingkungan, diantaranya adalah Taman Safari dan Garda Pangan untuk food waste management program.
Adapun program pengembalian kardus ini sementara berlaku untuk area layanan Sayurbox Jabodetabek, dan akan segera menyusul untuk wilayah Surabaya & Bali. “Saya mengajak seluruh pelanggan Sayurbox untuk dapat menjadi agen perubahan sebagai salah satu pahlawan lingkungan. Tentunya pelanggan kami tetap mendapatkan kemasan dalam keadaan bersih dan berkualitas karena kemasan yang dikembalikan nantinya akan kami seleksi secara ketat dan melalui proses pembersihan yang baik guna menjaga kebersihan kemasan,” tutup Amanda Susanti.
Selain mengembangkan aplikasi e-grocery untuk konsumen di berbagai kota di Indonesia, Sayurbox juga telah menjalin pasar B2B dengan memasok produk segar langsung dari petani ke berbagai supermarket, horeka (hotel, restoran, kafe) hingga e-commerce. Pemrosesan dan pengiriman berbagai hasil tani ini dilandasi teknologi cold supply chain mumpuni besutan tim teknologi Sayurbox. Awal tahun 2022 ini, Sayurbox juga telah menerima pendanaan seri-C yang dipimpin Northstar, Alpha JWC Ventures dan diikuti oleh International Finance Corporation (IFC).
Berita Terkait
-
Polisi Amankan Satu Orang Pengirim Paket Kardus Penyebab Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo
-
Ini Isi Pekat Kardus Sumber Ledakan di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo, Dikirim dari Indramayu
-
Bripka Dirga Sempat Curiga dengan Paket Coklat, Hendak Mau di Buang Keburu Meledak
-
Duarr, Ledakan Keras di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo: Jendela Bergetar, Satu Polisi Berlumur Darah, Ada Paket Bungkus Kardus
-
Polda Jateng: Ledakan di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo Diduga Berasal dari Paket Kardus
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter