/
Minggu, 25 September 2022 | 22:50 WIB
ledakan di kawasan Asrama Brimob Arumbara, Sukoharjo, Minggu (25/9/2022) (dok Suara.com)

SuaraBandungBarat.id - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Iqbal Alqudsy membenarkan bahwa telah terjadi ledakan di kawasan Asrama Brimob Arumbara, Sukoharjo, pada pukul 18:00 Wib, Minggu (25/9/2022), petang.

Hingga kini, dalam peristiwa ledakan tersebut belum diketahui siapa pengirim paket yang akhirnya meledak dan melukai anggota Satuan Intel Polresta Solo, Bripka Dirgantara.

Berdasarkan informasi dari di kepolisian, Bripka Dirgantara sebetulnya tidak membuka paket tersebut.

Namun, Bripka Dirga sudah merasa curiga dengan paket tersebut, karena alamatnya yang tertera di paket, berbeda dengan alamat rumahnya.

Selain itu, nama penerima paket itu juga bukan atas nama dirinya.

Bripka Dirgantara pun kemudian memilih membuang paket itu ke tanah lapang yang ada di sebelah rumahnya.

Belum sampai ke tanah lapang yang dituju, paket itu meledak di dalam rumah.

Saat itu para saksi sedang berada di dalam rumah tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat kuat hingga mengakibatkan jendela bergetar.

Sontak para tetangga yang mendengar ledakan langsung keluar rumah mencari titik ledakan.

Baca Juga: Pengirim dan Pemesan Paket yang Meledak di Asrama Polisi Grogol Sukoharjo Diamankan, Ledakan Karena Kelalaian Korban?

Kemudian saksi dan para tetangga asrama keluar langsung melihat ke depan rumah melihat korban dalam keadaan berlumuran darah.

Selanjutnya korban ditolong oleh warga dibawa ke RS indriyati solo baru selanjutnya dirujuk ke RS Moewardi Solo.

Personel kepolisian mensterilkan lokasi hingga radius beberapa ratus meter.

polisi mengamankan satu buah kotak paket kardus warna coklat masih utuh dan serpihan bekas ledakan.

Saat di konfirmasi Suara.com, Kombes Iqbal belum bisa menetukan itu bom atau bukan karena Tim Jihandak masih melakukan penyelidikan.

"Kita belum bisa menentukan itu bom atau bukan," ungkap dia.

Load More