/
Senin, 26 September 2022 | 14:54 WIB
Paket kardus yang menjadi sumber ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Jawa Tengah (dok)

SuaraSoreang.id - Satu orang warga di Indramayu, Jawa Barat ditangkap polisi pasca ledakan di asrama Brimob Sukoharjo, Jawa Tegah.

Warga berinisial S tersebut diketahui merupakan pengirim paket kardus yang menjadi sumber ledakan tersebut.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo yang menerima permintaan dari Polda Jateng untuk memeriksa identitas S.

Setelah melakukan pengecekkan, kata Tompo, pihak Polda Jabar membenarkan bahwa S memang merupakan sosok yang mengirim paket tersebut.

“Ada permintaan (dari Polda Jateng) ke Jawa Barat untuk mengecek identitas orang tersebut dan mengkonfirmasi. Setelah dicek dan dikonfirmasi, benar bahwa saudara S itu pernah mengirim,” ungkap Tompo, dikutip dari SuaraJabar.id, pada Senin (26/9/2022).

Ia menuturkan, bahwa saudara S saat ini telah diamankan di Polres Indramayu.

“Jadi benar dia yang mengirim dari Indramayu. Akhirnya orang itu diamankan di Polres Indramayu,” tuturnya.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, bahwa telah terjadi ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Jawa Tengah pada Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

Ledakan tersebut diketahui bersumber dari sebuah paket kardus yang dikirim oleh kurir ke Asrama Brimob Sukoharjo.

Baca Juga: Daftar Urban Legend Tempat Paling Horor di Kota Bandung

Dari kejadian tersebut, satu orang anggota polisi jadi korban dengan luka bakar.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian anggota polisi dalam peristiwa ledakan tersebut.

"Akan dicek, apakah ada kelalaian atau kesalahan prosedur," ucap Ahmad Luthfi.

Menurutnya, paket kardus yang menjadi sumber ledakan tersebut berisi bahan baku petasan yang merupakan barang sitaan dari razia polisi di Solo pada 2021 lalu.

"Saat itu mungkin dibawa pulang oleh anggota, kemudian saat akan dibakar meledak," terangnya.

Sumber: SuaraJabar.id

Load More