Suara.com - Teknologi telah mengubah banyak perubahan dalam kehidupan manusia, termasuk juga soal konser musik. Konser yang biasanya menyuguhkan musik dengan volume keras, belakangan muncul tren silent concert atau konser bisu.
Disebut silent concert atau konser bisu karena penonton tidak bisa mendengarkan musik secara langsung, kecuali dengan alat headphone, earphone, atau earbuds. Ketika alat dilepas dari telinga, maka tidak ada suara musik yang terdengar.
Konser bisu ini awalnya diperkenalkan pada 2014. Kelebihan konser ini, suara yang terdengar akan lebih jernih dan minim gangguan, misalnya dari suara penonton.
Pada Minggu (5/3/2023) lalu, Samsung menggelar konser bisu bertajuk "Experimental Sound Project by Galaxy Buds2 Pro" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Selain memberikan suguhan musik yang unik dengan pengalaman mengesankan, konser ini juga sekaligus membuktikan kelebihan Galaxy Buds2 Pro, yang mengaku mampu memberikan suara yang jernih, dan detail terhalus pada musik, tanpa gangguan pada sekitar.
"Acara ini dihadirkan untuk mengajak tamu undangan punya pengalaman yang lebih imersif, dekat dan dalam mendengarkan musik atau suara-suara yang didengar. Jadi penonton tidak akan terganggu kebisingan sekitar, tenggelam di tiap alunan lagu yang didengar," kata Annisa Maulina perwakilan dari Samsung, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Konser bisu ini menghadirkan duo musisi elektronik Bottlesmoker. Duo asal Bandung yang digawangi Anggung Suherman dan Ryan Adzan ini membawakan sejumlah hits dan membuat para penonton asyik menikmati musik mereka.
Meski masih terasa asing, Bottlesmoker mengaku sangat terkesan dan begitu menikmati silent concert ini. Ini menjadi sebuah pengalaman yang begitu berkesan.
"Frekuensi musik yang tidak jelas terdengar jadi terasa. Kita merasa berada di tempat tertentu, hidup banget, dibikin real dengan fitur Immersive 360 Audio yang dihadirkan,”
Baca Juga: Tanpa Shojo Complex, Rei Sarah Rilis Lagu Teman Saja
Selain suguhan musik yang keren dari Bottlesmoker, para tamu undangan juga dibuat nyaman dengan tata pencahayaan yang indah, layaknya konser pada umumnya. Mereka pun santai menikmati musik sambil duduk di atas beanbag chair.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan