Suara.com - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2023 (1444 H), brand Saskara hadirkan Seri Nusantara 4, yang diberi nama Sembayang. Sembayang diambil dari kata sembahyang, secara etimologi merupakan gabungan dari kata sembah dan hyang, yang berarti menyembah kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
Melanjutkan ke-3 seri Nusantara sebelumnya (Purak Barik, Kilau Mandalika, dan Werni), kali ini Saskara terinspirasi dari keindahan bunga khas dari salah satu kabupaten di pulau Dewata (Bali), yaitu bunga pucuk bang, atau yang lebih dikenal dengan nama bunga kembang sepatu.
Rangkaian gambar bunga kembang sepatu menghiasi koleksi mukena, pouch, dan sajadah wanita yang tertera pada 8 varian produk yaitu: Padma, Meta, Dayu, Galuh, Tara, Caya, Sanya, dan Hita. Melalui padu padan warna dan bentuk dari bunga kembang sepatu, Saskara berusaha mengungkapkan pesan tersembunyi yang disimbolkan oleh kembang sepatu. Mungkin tak banyak orang tahu, kembang sepatu memiliki beberapa warna dimana setiap warnanya memiliki filosofi arti yang berbeda.
Warna putih pada kembang sepatu melambangkan kemurnian, kecantikan dan keanggunan. Kembang yang berwarna kuning dikaitkan dengan kebahagiaan, dan keberuntungan. Kembang berwarna merah muda memiliki arti persahabatan dan bentuk ungkapan beragam perasaan cinta dan kasih sayang, sedangkan kembang sepatu berwarna merah melambangkan simbol cinta dan gairah.
Selain motif penuh makna, pemilihan kain untuk produk mukena Nusantara kali ini menggunakan jenis bahan ultra-fine velvet yang biasa digunakan dalam koleksi mukena Jasmine, salah satu seri paling diminati dari Saskara. Bahan ini begitu lembut, halus, tidak mudah kusut, dan sangat kecil saat dilipat. Ditemani pouch dengan motif bunga yang cantik berukuran mungil, koleksi kali ini memiliki pelengkap sajadah dengan warna dan motif senada.
CEO Saskara, Andya Kartika, mengungkapkan, kenyamanan dalam beribadah selalu menjadi prioritas utama dalam tiap produk SASKARA, agar tiap penggunanya dapat mendapatkan pengalaman terbaik saat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. “Tak hanya indah dan bermakna, tiap karya Saskara selalu bertujuan untuk meningkatkan nilai spiritual penggunanya,” imbuhnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (21/3/2023).
COO Saskara, Afif Kamal Fiska, menambahkan, dalam setiap koleksinya, Saskara selalu berkomitmen untuk mendukung industri lokal melalui kerja sama dengan para pelaku industri kreatif berskala UMKM untuk membuat produk yang berkualitas tinggi.
“Tidak hanya mempromosikan keindahan khas Bali melalui motif bunga kembang sepatu, tetapi Saskara juga membawa misi untuk memperkuat industri kreatif Indonesia secara keseluruhan,” ucapnya.
Dengan peluncuran koleksi nusantara ini, Saskara berharap dapat memberikan pengalaman istimewa penuh makna khas pulau dewata.
Baca Juga: Jelang Ramadhan 2023, Diskop UKMPP Sumedang Klaim Stok Sembako Aman Selama Bulan Puasa
Sejak berdiri pada tahun 2018, Saskara memiliki visi untuk mengangkat kebudayaan dan keindahan Nusantara melalui tiap karyanya. Saskara meyakini kekayaan dan pesona keindahan Indonesia perlu kembali diperkenalkan kepada dunia. Setelah Sembayang, Saskara berencana merilis Seri Nusantara lainnya yang mengangkat kebudayaan dan keindahan dari provinsi-provinsi lain di Indonesia.
Berita Terkait
-
Ramadhan 2023, Catat Ya! Ini Tips Menurunkan Kolesterol Selama Bulan Puasa
-
Jelang Puasa #Halalinaku Menggema di Twitter, Emang Udah Siap Komitmen?
-
Ini 5 Amalan di Bulan Ramadan Sesuai Sunah Nabi Muhammad SAW, Simak Nomor 3...
-
Nostalgia! Ini 4 Kebiasaan Anak 1990-an saat Bulan Puasa
-
Pertamina Pastikan Stok dan Penyaluran BBM, LPG dan Avtur di Jawa Tengah dan DIY Aman Saat Ramadan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor
-
Akhir Pekan Makin Hemat! Diskon Grab hingga Rp50.000 Khusus Pengguna Kartu BRI
-
Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan
-
Pemerasan Modus Kencan via MiChat, 5 Orang Dibekuk Polisi Pekanbaru
-
Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal