Suara.com - Selain dikenal sebagai pesulap, Jusin Clasic juga belakangan populer sebagai kolektor bonsai. Gara-gara hobi baru ini, Jusin meraih banyak penghargaan dan tentu saja, cuan.
Jusin Clasic menjadi kolektor bonsai bermula dari iseng. Pada 2021, saat pandemi Covid-19 di mana ruang gerak terbatas, Jusin mencoba untuk mengoleksi bonsai. Dengan mengoleksi dan mengurus bonsai, Jusin merasa punya keasyikkan tersendiri.
"Merawat bonsai menjadi sebuah kegiatan yang mengasyikkan. Karena bonsai itu indah dipandang mata, dan bikin hati menjadi nyaman. Mengurus bonsai juga jadi kenikmatan tersendiri," kata Jusin Clasic kepada wartawan.
Setelah memiliki beberapa koleksi bonsai, Jusin Clasic pun kemudian mengikuti beberapa kontes di daerahnya di Singkawang. Jusin berhasil meraih prestasi sebagai juara pertama, selanjutnya juara "Best in Show" serta disusul kembali meraih piala favorit dari Walikota Singkawang.
Prestasi itu pun membuat Jusin Clasic semakin bersemangat untuk mengikuti setiap kontes-kontes bonsai dan mengoleksi bonsai.
Jusin memiliki cukup banyak koleksi bonsai. Menurut Jusin, bonsai layaknya sebuah karya seni dan memiliki beberapa faktor yang membuat bonsai memiliki nilai jual tinggi.
"Sebagian orang awam sering bertanya bahwa mengapa harga bonsai begitu fantastis? Ada dua faktor, yang pertama adalah dikarenakan bonsai dapat bertahan hingga ratusan tahun. Pohon bonsai juga dikoleksi berpindah dari tangan ke tangan sehingga harga pemilik pertama sampai seterusnya akan meningkat karena tidak mungkin dilepas rugi dari harga yang dibeli," imbuh Jusin.
"Faktor kedua yang tidak bisa dipungkiri bahwa pohon bonsai memerlukan proses dan waktu yang cukup lama untuk mencapai tahap finishing ‘jadi’, sehingga jika pohon bonsai ditaksir dengan harga yang rendah maka sulit bagi pemiliknya untuk dilepas begitu saja," kata Jusin melanjutkan.
Pecinta atau kolektor bonsai di Tanah Air sebenarnya sudah banyak dan sudah cukup lama. Namun bagi Jusin Clasic, gaungnya masih kurang dan ia ingin meningkatkan gaung tersebut.
Baca Juga: Kreasi Bonsai Kembali Dimintai Banyak Kalangan, Ekonomi Kreatif Bergeliat
"Pohon bonsai yang jadi asli hasil karya daerah Kalimantan khususnya di kota Singkawang masih belum ada. Sehingga saya berharap suatu hari nanti bisa lahir seseorang yang expert sebagai Trainer Bonsai di kota Singkawang," kata Jusin Clasic berharap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini
-
Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda
-
Persis Solo Resmi Rekrut Feby Eka Putra, Bidik Promosi ke BRI Super League
-
Sudah Masuk Ranah Pidana, KPK Ungkap Dasar Hukum Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV
-
Bebas dari Status Tersangka, Piche Kota Akui Alami Trauma: Saya Belum Bisa Kembali Normal
-
BGN Pamer Opini WTP, Langsung Dicecar Ramai-ramai Anggota DPR: Jangan-jangan Dibikin-bikin
-
9 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Wajah
-
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
-
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia