Suara.com - Menekuni profesi sebagai konten kreator, antara lain konten gaming menjadi tren yang makin populer. Banyak remaja yang melirik profesi ini, karena diawali dari hobi dan keahliannya dalam bermain game.
Setelah jado nge-game, mereka kemudian tertarik untuk membagikan pengalaman mereka dengan orang lain di berbagai saluran media sosial.
Salah satu remaja yang eksis di dunia konten gaming saat ini adalah Aldi Febriansyah. Pemuda asal Bogor, Jawa Barat, kelahiran 10 Februari 2001 itu mengatakan, profesinya saat ini berasal dari passion-nya.
“Passion saya memang bermain game. Karena senang dan nyaman saat menjalaninya, skill bermain game pun bertambah. Setelah menjadi lebih andal, saya bisa memanfaatkannya bisa menjadi sumber penghasilan,” terangnya.
Bagi Aldi, bermain game adalah sesuatu yang menyenangkan dan membuatnya bahagia. Sejak di taman kanak-kanak, ia mengaku sudah bermain Playstation. Saat beranjak dewasa, ia tak pernah meninggalkan game dan mulai berpindah ke komputer dan hingga game mobile yang bisa dimainkan kapan dan dimana pun.
Menurut Aldi, gaming memiliki sisi positif dan potensi besar yang semestinya dapat dimanfaatkan oleh siapa pun. Ia berpendapat, tidak semua hal yang berkaitan dengan game berdampak negatif.
“Game bisa melatih seseorang untuk berkerja sama dalam memenangkan permainan, mencari pertemanan, menjadi sumber rezeki, mengisi waktu luang disaat sedang bosan, dan masih banyak lagi,” papar lelaki, yang juga hobi nge-gym dan bersepeda motor ini.
Remaja yang mengaku tamatan SMK ini berharap dapat terus bisa mengembangkan kemampuan dan lebih kreatif dalam menghadirkan konten konten terbaru.
“Pencapaian yang ingin diraih bisa semakin handal, menghibur,dan agar penggemar saya di Youtube dan Tiktok senang melihatnya. Saya juga ingin membahagiakan kedua orang tua dari hasil kerja keras saya di Youtube dan juga Tiktok,” tandasnya.
Baca Juga: Tidak Selalu Buruk, 4 Manfaat Bermain Game Online bagi Kesehatan Mental Anak
Aldi kini memiliki beberapa channel dan akun di media sosial, dengan jutaan followers. Di Youtube misalnya, Aldi memiliki channel dengan jumlah pengikut yang mencapai 2,3 juta.
Di channel bernama Aldi TV (https://www.youtube.com/channel/UCjwzIEsZ5h14Dm-Ku6bAiCg) tersebut, Aldi menghibur para penggemarnya dengan konten gaming khusus Free Fire.
Selain Youtube, Aldi juga mengelola akun Tiktok @alditv_ (https://www.tiktok.com/@alditv_). Video-video pendek Aldi dinikmati 3,2 juta pengikut dengan jumlah likes mencapai 26,8 juta . Sedangkan di Instagram, akun Aldi yang bernama @aldi.tv_ (https://www.instagram.com/aldi.tv_/) memiliki total 104 ribu orang pengikut.
Berita Terkait
-
5 Gadget Tambahan Paling Bermanfaat dalam Mobile Game, Gamers Wajib Baca!
-
Konten Kreator Ini Parodikan Lagu Surat Cinta Untuk Starla Sindir Perselingkuhan Virgoun
-
Tertarik Jadi Konten Kreator? Ini Tips Sukses Pendiri Kelas Online Youtube
-
Ria Ricis Bikin Konten Bersihkan Jendela Pakai Cotton Bud, Warganet: Gak Bermutu, Caper
-
Lagu Mahalini Di-Cover Konten Kreator Korea, Warganet Sebut Vibes-nya Jadi Kaya Soundtrack Drakor
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim