Suara.com - International Symposium Food & Nutrition, Expo, and Awards (ISFANEA) 2023 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia (Pergizi Pangan) di IPB International Convention Center Bogor, sukses digelar beberapa waktu lalu.
Mengangkat tema “Food and Nutrition Innovation for Sustainable Economy, Health, and Well-Being”, ISFANEA 2023 terdiri dari berbagai program, diantaranya symposium, exhibition, hingga penghargaan Peduli Gizi 2023.
ISFANEA 2023 juga bertujuan menyebarluaskan isu-isu terkini, ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang pangan dan gizi, mempelajari kisah sukses dan tantangan program pangan dan gizi, mempertahankan profesional gizi dan jaringan pendidikan tinggi gizi, memperoleh informasi terkini tentang masalah, pengetahuan dan inovasi pangan, gizi, yang dapat digunakan sebagai masukan oleh pemangku kepentingan pangan dan gizi di Asia sebagai dasar untuk program, pemasaran, dan pengembangan produk yang lebih baik untuk masyarakat Asia yang lebih sehat.
Sementara itu, Danone Indonesia menerima 4 penghargaan dalam ajang ISFANEA 2023. Penghargaan tersebut diberikan dengan kategori Program Inovatif untuk program Jelajah Gizi dan program Science in Hydration, Nutrition, and Health beserta predikat Pemimpin Inovatif untuk Arif Mujahidin selaku Corporate Communication Director Danone Indonesia dan dr Tria Rosemiarti selaku Hydration Science Consultant Danone-AQUA.
Penghargaan Peduli Gizi 2023 diberikan sebagai apresiasi untuk industri pangan, lembaga pemerintahan, NGO, dan individu yang telah mewujudkan kontribusi nyata dalam inovasi produk, program, dan kepemimpinan di bidang pangan, gizi, dan kesehatan masyarakat.
Adapun kriteria yang ditetapkan dalam penghargaan ini diantaranya, peserta harus memiliki nilai-nilai yang taat akan regulasi, kedua memiliki nilai-nilai beyond regulation, dimana mereka melakukan sesuatu yang bernilai dan bermanfaat untuk permasalahan pangan dan gizi bangsa. Kemudian kriteria yang berikutnya harus berbasis fakta, memiliki dasar teori gizi dan pangannya jelas.
“Harapan kami, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi lembaga lain, baik lembaga pemerintah, industri, UMKM, bahkan LSM untuk memberikan kontribusinya, bahkan menjadi teladan. Semakin banyak lagi, orang di Indonesia ini yang mau melakukan berbagai upaya, tidak hanya taat regulasi, bahkan beyond regulation, untuk berbuat kebajikan, perbaikan pangan dan gizi masyarakat Indonesia,” ujar Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah MS.
Hydration Science Consultant Danone-AQUA, dr Tria Rosemiarti menjelaskan, program Science in Hydration, Nutrition, and Health, Danone-AQUA melakukan edukasi hidrasi sehat ke berbagai komunitas, diantaranya Program HydrAction melalui kemitraan dengan AIESEC menargetkan edukasi untuk anak SD hingga SMA, serta Kulwap yaitu Kuliah Whatsapp untuk masyarakat umum dalam rangka meningkatkan pengetahuan serta perubahan perilaku hidrasi sehat yang lebih baik.
"Sedangkan Jelajah Gizi merupakan program eksplorasi Danone Specialized Nutrition Indonesia sejak tahun 2012, bertujuan untuk menemukan dan mengenali keanekaragaman makanan khas daerah dan budaya yang melatarbelakanginya. Lewat program ini, dipelajari juga proses pembuatannya untuk memahami nilai gizi yang terkandung di dalam makanan khas daerah yang dikunjungi," ucapnya.
Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Danone Indonesia, “Melalui penghargaan ini, kami merasa bangga dan bersyukur atas apresiasi yang diberikan. Adapun pencapaian ini didapat atas hasil kerjasama dengan dengan mitra, dapat mengubah perilaku hidrasi sehat melalui penelitian, edukasi serta advokasi agar masyarakat Indonesia bergerak menuju hidup lebih sehat. Kami yakin bahwa pencapaian ini dapat memicu Danone Indonesia untuk terus memberikan program inovatif dalam edukasi pentingnya minum air mineral yang cukup serta pemenuhan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi di setiap tahapan penting kehidupan kita," papar Arif.
Baca Juga: Atas Prestasinya, BPJS Kesehatan Peroleh 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia GPR Awards 2023
Berita Terkait
-
Kecamatan Selaawi Garut Raih Penghargaan SAKIP Award 2023
-
Nominasi Blue Dragon Series Awards 2023 Resmi Dirilis, Ada Drama Favoritmu?
-
Prof Emil Salim Tolak Penghargaan Climate Hero Award, Alasannya?
-
PHR Raih Dua Penghargaan di Ajang Indonesia Social Responsibility Award 2023
-
Komitmen Danone Aqua Hasilkan Kopi Berkualitas Sekaligus Menjaga Ekosistem Air
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan