Suara.com - Kemilau Emas Anak Indonesia, Sari Kresna, Anwa Residences dan Ciputra Artpreneur mempersembahkan pertunjukan teater bertajuk Benih yang Bernilai di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta, Sabtu (15/7/2023).
Pertunjukan ini merupakan hasil kolaborasi aktor Lukman Sardi, motivator Merry Riana, penyanyi cilik Rara Sudirman dan Quinn Salman, serta sutradara Jong Santiasa Putra yang digelar untuk menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli.
Dalam pertunjukan tersebut, anak-anak panti asuhan dari berbagai suku dan agama diundang secara gratis.
Setidaknya 1000 anak-anak panti asuhan memadati Ciputra Artpreneur Theater untuk menyaksikan Benih Yang Bernilai yang tampil selama kurang lebih 90 menit, dengan menampilkan lagu-lagu karya Wawa Lukman.
Produser & Pemerhati Anak, Wawa Lukman, mengungkapkan Benih Yang Bernilai lahir dari keprihatinannya terhadap dampak media sosial bagi anak-anak. Selain mengganggu kesehatan fisik, hal lain yang dicemaskan di antaranya paparan konten negatif dan tidak sepantasnya diterima anak-anak, serta gangguan komunikasi dan sosialisasi di dunia nyata.
Pandemi menjadi ajang untuk merefleksikan diri, di mana Wawa Lukman banyak menciptakan lagu-lagu yang bertemakan anak. Ia berharap agar dapat mengembalikan dunia anak-anak dengan sebagaimana mestinya.
Kenangan 1990-an hingga awal 2000-an dimana putra dan putrinya besar dengan mendengarkan lagu anak dari nama-nama seperti Eno Lerian, Agnes Monica, Sherina , Tasya, Sherina, Tina Toon, Joshua, dan sederet nama penyanyai cilik lainnya.
Lagu-lagu ini bukan hanya menghibur tapi juga penuh dengan pesan moral. Pesan yang terdengar sederhana, tapi tidak bisa didapatkan di masa kini, dimana banyaknya gempuran lagu dewasa nasional bahkan internasional. Lagu merupakan media yang cukup dekat dengan anak.
Lukman Sardi, Aktor pertunjukkan benih yang bernilai. Mengatakan keterlibatannya di sini tentunya sebagai pemain, ia berperan sebagai bapak asuh dari anak panti. Ia tertarik untuk ikut berperan karena melihat cerita yang dibuat itu sangat menarik, selain itu sebuah pertunjukkan yang melibatkan anak di indonesia itu sangat jarang sekali.
“Disamping itu alur ceritanya pun menarik, sangat mendidik bagi anak-anak. Harapan saya untuk anak indonesia, bisa lebih bertumbuh dan merepresent indonesia itu sendiri. Dan, tentunya menjadi anak-anak yang cerdas, fun, aktif dan berani mengambil risiko yang memunculkan generasi masa depan yang jauh lebih baik dari sekarang,” ungkap Lukman.
President Director Ciputra Artpreneur, Rina Ciputra Sastrawinata, menyampaikan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan talenta dan bakat mereka. Apapun dan dimanapun mereka dilahirkan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk meraih impian dan cita-cita yang mereka impikan.
“Oleh karena itu, saya menyambut dengan antusias dan sangat mendukung kegiatan pertunjukan musikal “Benih Yang Bernilai” ini. Saya juga membuka lebar pintu Teater Ciputra Artpreneur agar bisa menjadi ajang asah bakat bagi anak-anak Indonesia. Saya berharap tentunya semua anak-anak yang hadir di Teater Ciputra Artpreneur ini akan menjadi generasi penerus yang hebat,” paparnya.
Berita Terkait
-
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Istri Ben Kasyafani, Marshanda Tuai Pujian
-
Denise Chariesta Patok Biaya Endorse Rp10 Miliar Jelang Lahirkan Baby DC: Ekspolitasi Anak Bukan Sih?
-
Pasang Endorse Tarif Gila-gilaan, Denise Chariesta Dituding Eksplorasi Anak
-
Detik-Detik Ayu Ting Ting Marah Kepada Wartawan Saat Disinggung Soal Enji: Tolong Jangan Di Depan Anak Saya
-
Anak Susah Makan? Coba Camilan Sehat dan Simpel Ala Nikita Willy Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai
-
Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?