Suara.com - PT Sprint Asia Technology resmi bekerjasama dengan META menjadi WhatsApp Business Solution Provider (BSP). Sprint Asia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi untuk bisnis E-commerce dan perbankan.
Kerjasama ini juga diinformasikan melalui event workshop kantor META Indonesia pada tanggal 31 Mei 2023. Event yang dihadiri oleh client existing Sprint Asia bertujuan untuk memperkenalkan layanan pelanggan end-to-end yang inovatif.
“Kami menghadirkan kolaborasi yang berbeda dibandingkan yang lain. Kami mengkombinasikan teknologi Sprint Asia dengan teknologinya Meta. Tidak hanya untuk men-deliver WhatsApp, semua social media messaging bisa di deliver lewat teknologi Sandeza dan bisa saling mem-backup,” ujar Setyo Harsoyo (Direktur Utama Sprint Asia).
“Kemudian ketika sesuatu yang bersifat kompleks dan tidak dapat di handle oleh Jumienten, kami memiliki Konnek yang merupakan sistem live chat agent,’ ujar Setyo Harsoyo lebih lanjut.
Setyo Harsoyo menambahkan, teknologi pihaknya juga memungkinkan untuk mendeliver loyalty dari Prezent yang bisa di deliver lewat teknologi Meta dan Sandeza.
Sprint Asia sebagai penyedia WhatsApp BSP, membantu bisnis integrasi teknis ke WhatsApp Business Platform mulai dari proses pendaftaran hingga penggunaan secara menyeluruh dibandingkan menggunakan platform WhatsApp Business reguler.
Selaku Chief Business Officer Sprint Asia, Rizka Tunisa mengungkapkan, dalam era transformasi digital yang cepat, kami bersemangat dan berkomitmen untuk memberikan nilai tambah, touch of personalization yang tepat kepada bisnis sebagai kunci meningkatkan pertumbuhan serta customer loyalty.
Solusi lain yang ditawarkan kepada bisnis meliputi pengiriman verifikasi One-Time Password (OTP) di platform WhatsApp, pengiriman pesan marketing, menyediakan integrasi chatbot yang dilengkapi dengan bahasa natural serta integrasi ke live chat dashboard.
Sprint juga mempunyai berbagai teknologi lain untuk memudahkan pengelolaan bisnis dan menerima pembayaran online seperti payment gateway, Bayarind E-wallet dan Pasarind Aplikasi Kasir.
Baca Juga: Revolusi Pendidikan 2023! 5 Dampak AI dalam Pendidikan yang Wajib Diketahui
Berita Terkait
-
Daftar dan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Melalui Aplikasi AYO Toko
-
Teknologi Modifikasi Cuaca di Sumsel Tak Maksimal, Pesawat Caravan Hanya Disiagakan
-
BRIN: Teknologi AI Terkait dengan Pemanfaatan Big Data
-
Airlangga Bentuk Tim Teknis Golkar-Gerindra, Bahas Kerja Sama Politik Jelang Pemilu 2024
-
Bank KB Bukopin Kucurkan Pinjaman ke INKA Rp750 Miliar untuk Proyek Pengadaan Kereta
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa KPK Terkait Skandal Pemerasan Izin WNA
-
Misterius, Seksi, dan Berbahaya: Pesona Patch dalam Hush, Hush
-
Emiten Bekasi Fajar (BEST) Siapkan Kota AI untuk Kejar Investor
-
Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget
-
Weton Tibo Pati Artinya Apa dan Cara Mengatasinya Menurut Primbon
-
Huawei MateBook Pro S Resmi Hadir, Laptop 798 Gram dengan Layar OLED 3,1K
-
Tumbang setelah 10 Jam Menunggu, Sidang dr Richard Lee Harus Ditunda
-
Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong
-
Sifat dan Karakter Shio Babi Pria dan Wanita, Lengkap dengan Kelebihan serta Kekurangannya
-
Sengaja atau Tak Peka? Mengapa Prabowo Baru ke NTT di Hari ke-11 Setelah Gempa?