Suara.com - Dangdut menjadi genre musik yang tengah digemari saat ini. Tidak saja disukai di Tanah Air, dangdut dengan berbagai warna barunya seperti koplo, disco dangdut, remix, dan lainnya, juga disukai hingga ke mancanegara seperti Malaysia, Brunei Darussalam bahkan Singapura.
Hal ini pun membuat PT Ircom Norton Capital (Ircomm) sebagai perusahaan musik digital, tertarik untuk membuat label musik khusus untuk dangdut, Melayu, dan daerah dengan nama Manis Musik.
Sebelum Manis Musik, Ircomm telah memiliki empat unit bisnisnya yang juga bergerak di industry musik yakni: Big Records Asia, Birg Record Junior, Norton Records, dan JQ Composey.
Ircomm melihat perkembangan musik dangdut, melayu dan daerah pada era digital ini sangat besar. Bahkan eksistensi musik dangdut dapat terjaga sampai saat ini karena musiknya mengalami pergeseran dan perkembangan seiring perubahan zaman.
"Kami melihat peluang ini sudah cukup lama untuk melebarkan sayap kami dengan membuat music label khusus lagu dangdut, Melayu dan daerah. Pada era digital yang sangat luar biasa ini kami mencoba peruntungan sekaligus meramaikan kancah indutri musik tanah air yang harapannya Manis Musik dapat diterima oleh para stakeholdernya baik itu para penyanyi, pencipta lagu, produser, artis manajemen dan tentunya para penikmat musik," kata Isra Ruddin selaku Direktur Utama Manis Musik dan IRCOMM, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Sebagai penanda lahirnya Manis Musik, label ini pun merilis lagu dari dua penyanyi mereka: Uut Selly dan Vera Pantura. Dua penyanyi potensial ini menyanyikan pencipta lagu berbakat asal Yogyakarta, Anton Sugiharto.
Uut Selly, penyanyi asal Magelang, Jawa Tengah ini memperkenalkan lagu terbarunya berjudul "Gondes Kechu". Lagu karangan Anton Sugiharto ini bercerita tentang seseorang lelaki "playboy" kampung yang suka tebar pesona didepan para wanita hanya dengan modal seadanya tetapi ingin memukau banyak Wanita.
"Gondes Kechu" dibalut dalam musik dangdut koplo berbahasa Jawa dengan instrumen yang akan dapat membuat para pendengarnya dapat bergoyang sambil bernyanyi yang digarap aransemennya oleh Anton Sugiharto.
Sedangkan lagu kedua berjudul "Ora Mangan Cinta" yang dilantunkan Vera Pantura. Lagu yang akan dirilis pada 31 Agustus 2023 ini bercerita tentang kehidupan cinta anak remaja saat ini yang melewati batas ambang yang wajar tanpa berpikir adanya risiko yang akan terjadi.
Vera Pantura yang merupakan finalis jebolan pencarian bakat Bintang Pantura di Indosiar ini berencana akan mengeluarkan empat single secara bertahap.
Baca Juga: Buktikan Sebagai Seorang Penyanyi, Wika Salim Rilis Single Bagaikan Pohon Tumbang
Berita Terkait
-
Buktikan Sebagai Seorang Penyanyi, Wika Salim Rilis Single Bagaikan Pohon Tumbang
-
Viral Berkat Joget Nungging, Fans Luar Negeri Juluki Syahiba Saufa sebagai 'Queen'
-
Joget Nunggingnya Bikin Nagih, Penampilan Penyanyi Koplo Syahiba Saufa Sampai FYP TikTok ke Luar Negeri
-
Denny Caknan Umbar Ingin Bagikan Kabar Bahagia, Bella Bonita Hamil?
-
Dikira Jomlo di Usianya yang Sudah Kepala Empat, Erie Suzan Ternyata Sudah Punya Pacar Sejak 11 Tahun Lalu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan