Suara.com - Prilly Latuconsina baru-baru ini mengungkapkan sisi tersembunyi dari kehidupannya yang penuh dengan emosi. Dikenal sebagai artis penuh talenta, Prilly ternyata suka menulis puisi cinta.
Hal ini telah ia rahasiakan sejak tahun 2016. Ia bahkan perasaannya dalam bentuk puisi yang hanya disimpan di dalam sebuah blog pribadinya.
"Ini adalah kumpulan puisi yang saya tulis sejak masa SMA, namun saya tidak pernah berani mempublikasikannya karena takut akan dikait-kaitkan dengan siapa-siapa," ungkap Prilly Latuconsina pada konferensi pers WeTV Original 5 Detik & Rasa Rindu, beberapa waktu lalu.
Namun, nasib baik berpihak padanya ketika ia mendapatkan masukan berharga dari penulis terkenal, Pidi Baiq. Setelah mendengarkan saran dari Pidi Baiq, Prilly Latuconsina akhirnya memutuskan untuk mengubah kumpulan puisi pribadinya menjadi sebuah buku dengan judul yang sama.
Prediksi dari Pidi Baiq ternyata tidak meleset. Karyanya yang awalnya hanya berupa rangkaian puisi itu berhasil menarik perhatian Manoj Punjabi, seorang produser film terkemuka di Indonesia.
"Tadinya kami ingin mengangkat puisi-puisi ini menjadi sebuah film, tapi ini cukup menantang karena kami harus memilih penggalan puisi yang dapat terhubung erat dengan penonton," ungkap Manoj Punjabi.
Akhirnya, kisah cinta yang tersimpan dalam puisi-puisi Prilly tersebut meluas dan diputuskan untuk diadaptasi menjadi sebuah serial drama yang ditayangkan secara eksklusif di platform streaming video, WeTV.
Dalam WeTV Original 5 Detik & Rasa Rindu tersebut, Prilly Latuconsina memainkan peran Via, seorang manajer artis yang seringkali dihadapkan pada dua pilihan sulit. Dia harus memilih antara menjalani karirnya atau berjuang untuk cintanya yang mendalam.
"Dalam serial ini, kami mencoba untuk menceritakan tentang rasa cinta yang kadang-kadang sulit kita prediksi, tentang prioritas dalam hidup yang membuat kita bimbang antara ingin menjalin hubungan dan tanggung jawab terhadap keluarga serta masa depan," jelas Prilly Latuconsina.
Baca Juga: Perankan Manajer Artis di 5 Detik dan Rasa Rindu, Prilly Latuconsina Bicara soal Gimmick
Prilly Latuconsina telah membuka lembaran masa lalunya yang penuh dengan rahasia dan emosi melalui puisi-puisi cinta yang ia tulis sejak lama. Kisah ini menjadi sebuah inspirasi bagi banyak orang yang mungkin juga memiliki cerita tersembunyi yang ingin mereka ungkapkan kepada dunia.
Serial "5 Detik dan Rasa Rindu" diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang kompleksitas cinta dan prioritas dalam kehidupan.
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Ungkap Harga Makeup, Totalnya Setara Ponsel Baru!
-
Sinopsis Web Series Komedi Temen Ngekost, Diproduseri Prilly dan Umay
-
4 Web Series Indonesia yang Tayang September 2023, Ada Pernikahan Dini
-
Sinopsis 5 Detik dan Rasa Rindu, Web Series Baru Prilly dan Bryan Domani
-
Prilly Latuconsina Bongkar Harga Makeup Simpel Andalan, Lipstiknya Doang Rp400 Ribuan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan