Suara.com - Pelaksanaan program NextGen Teacher Academy #1 sukses terselenggara dengan tagar #30HariJadiAhli pada tanggal 2 Agustus hingga 30 Agustus 2023 dengan 6 kelas daring bersama dengan para mentor pendidikan yaitu Prof. Sutrisna Wibawa, Edi Subkhan, M.Pd., dan Lenang Manggala.
Program NextGen Teacher Academy yang diselenggarakan oleh Nyalanesia ini memberikan pendampingan intensif dari para profesional di bidangnya dan menghasilkan output karya nyata yang ditujukan kepada para guru dan dosen.
Hal ini juga sejalan dengan tujuan NextGen Teacher Academy dalam melahirkan generasi baru para pendidik masa depan yang kreatif, sejahtera, dan mampu memberikan dampak berkelanjutan melalui 3 kelas yaitu Kelas Teknologi Pendidikan, Kelas Literasi dan Penulisan, serta Kelas Inovasi Pembelajaran.
Pada Kelas Teknologi Pendidikan yang disampaikan oleh Lenang Manggala, beliau memberikan materi berkaitan dengan “Adopsi Artificial Intelligence untuk Membangun Guru Next Generation.” Materi tersebut memuat mengenai adopsi teknologi bagi para pendidik guna meningkatkan kinerja para guru yang dikemas melalui Project Based Learning yang dipresentasikan di akhir sesi kelas.
Dalam perjalanannya, Lenang juga mengharapkan bahwa nantinya teknologi AI, khususnya ChatGPT ini dapat memudahkan guru untuk menuntaskan kegiatan administratifnya, memberikan ruang bagi para pendidik mencari informasi dan inspirasi, sekaligus menjadi teman curhat untuk bertukar pikiran mengenai rancangan materi ke depannya.
“Harapannya penggunaan aplikasi dan teknologi, khususnya penggunaan AI ini dapat menjadi alat yang bisa mendukung kehidupan kita agar lebih berkualitas. Saya juga berterima kasih karena diperkenankan untuk mendampingi peserta meningkatkan kualitas hidupnya, memudahkan kehidupan di kelas, rumah, sampai dengan di sekolah menggunakan teknologi,” ujar Lenang Manggala.
Tidak hanya mengenai pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan, NextGen Teacher Academy juga menghadirkan inovasi dan perencanaan proyek pembelajaran dalam rangkaian materinya bersama dengan Edi Subkhan, M.Pd., selaku Dosen Kurikulum dan Mata Pelajaran FIP UNNES.
Pada kelas kedua ini, Edi Subkhan juga mengulas bagaimana sistem pembelajaran di Finlandia dan memberikan perencanaan pembelajaran berbasis aktivitas kelompok dan masalah. Nantinya perencanaan pembelajaran ini juga akan diimplementasikan dalam tugas Problem Based Learning dan dipresentasikan pada pertemuan selanjutnya.
“Pendekatan Problem Based Learning ini menjadi cara yang tepat untuk tujuan pembelajaran. Jadi kita bisa ambil model-model pendekatan yang lain dan perlu diperhatikan juga level setiap jenjangnya. Maka, melalui kelas ini, harapannya peserta dapat memahami bagaimana penerapan Problem Based Learning di kelas nantinya,” ucap Edi pada akhir kelas Inovasi Pembelajaran.
Baca Juga: Formasi PPPK 2023 Guru, Pelajaran Apa yang Paling Banyak Diserap?
Untuk memberikan tambahan pengetahuan mengenai penguatan literasi dan penulisan, NextGen Teacher Academy juga menghadirkan Prof. Sutrisna Wibawa yang memberikan materi mengenai penulisan artikel ilmiah populer bertema pendidikan yang kekinian dan original. Sutrisna juga membangun interaksi dengan memberikan gambaran mengenai topik pendidikan terkini yang dapat diangkat menjadi sebuah artikel ilmiah populer yang dapat dipublikasikan melalui media massa.
“Saya berharap keinginan yang kuat untuk menulis dari pendidik, tidak berhenti di NextGen Teacher Academy ini, tapi selalu mau belajar menulis hingga dipublikasikan melalui media massa,” tutur Sutrisna.
Seluruh rangkaian NextGen Teacher Academy #1 ditutup dengan acara Grand Closing dan LaunchingGaleri Karya. Acara tersebut juga turut menghadirkan Guru Gembul, seorang pengajar dan content creator, yang membawakan materi Esensi Pendidikan Merdeka.
Sebagai wujud penghargaan kepada para peserta terbaik, Nyalanesia memberikan apresiasi bagi peserta dengan karya terbaik yaitu Siti Hariyani dari SMPN 8 Batanghari, Imam Syafi’i dari SMPN 4 Ponjong, dan Ricka Sandy dari SDN 8 Pekanbaru. Salah satu dari pemenang tersebut yaitu Ricka Sandy membagikan pengalaman serunya selama mengikuti rangkaian acara NextGen Teacher Academy #1.
“Sebagai seorang guru, saya merasa perlu belajar bersama dan mendapat ilmu dari mentor yang luar biasa. Tentu hal ini membutuhkan wadah. Di NextGen Teacher Academy ini saya mendapatkannya. Salah satunya di penerapan Problem Based Learning Kelas Inovasi Pembelajaran. Saya mendapat penjelasan yang baik, dan saya saat ini sudah coba untuk menerapkannya di kelas,” pungkas Ricka Sandy dari SD Negeri 8 Pekanbaru.
Tag
Berita Terkait
-
Berdalih Kesuksesan, Guru Ngaji di Malang Cabuli 4 Siswanya Selama Tiga Tahun
-
Momen Guru Potong Rambut Siswinya, Aksinya Banjir Soratan dari Warganet
-
Viral Seorang Guru SMA Potong Rambut Siswi Berhijab Tuai Perdebatan Warganet
-
Siswa SMP Dibotaki Gurunya Mirip Rambut Badut, Emaknya Ngamuk: Gak Punya Perasaan Kau!
-
Guru di Samosir Sumut Cukur Rambut Siswa SMP Mode 'Badut' Bikin Orangtua Marah, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak