Suara.com - Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) gencar melakukan sosialiasi ke sejumlah daerah terkait dengan royalti lagu. Kali ini, LMKN melakukan sosialisasi ke Bali dan menggelar acara seminar di Pulau Dewata.
Bali karena dikenal sebagai salah satu destinasi pariwisata yang menjadi unggulan di Indonesia. Menurut catatan resmi, sepanjang 2023 ini saja Bali sudah didatangi lebih dari 3,4 wisatawan, baik local asing. Angka ini diyakini akan bertambah hingga 4,5 juta orang sampai akhir 2023.
Seperti diketahui, Bali memiliki sejumlah hotel, penginapan, hingga tempat hiburan malam yang kerap menggunakan musik sebagai salah satu fasilitas. Maka tentunya telah timbul hak ekonomi pencipta dan pemegang hak cipta dan pemilik hak terkait (para pemilik hak) yang telah digunakan oleh para Pengguna Komersial.
Pada 11 September lalu di Hotel Four Point by Sheraton Bali, LMKN mengadakan acara sosialisai dan edukasi terkait dengan kolekting royalti lagu dan/atau musik. Acara hari ini dihadiri oleh seluruh anggota Bali Hotel Association (BHA), Anggota Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI), Persatuan Artis Musisi Pencipta Lagu dan Insan Seni Bali (Pramusti Bali) serta dihadiri langsung oleh Anggoro Dasananto selaku Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI.
"Dari acara ini, harapan kami para pengguna, khususnya para pelaku industri hotel dan pariwisata pada umumnya, dapat memiliki pemahaman terkait kewajibannya dalam hal penggunaan lagu dan/atau musik. Sehingga manfaat ekonomi yang menjadi hak dari para penerima hak cipta dan hak terkait dapat diberikan dengan baik sesuai dengan ketentuan undang-undang," kata Dharma Oratmangun selaku Ketua LMKN.
"Tentunya acara juga ini juga diharapkan dapat membangun kemitraan antara LMKN dengan pengguna komersial atas pemanfaatan produk hak cipta dan/atau hak terkait di wilayah Bali sehingga pendapatan royalti lagu dan/atau musik di wilayah Bali meningkat dan dapat menjadi percontohan bagi provinsi lainnya di Indonesia," kata Dharma melanjutkan.
Sementara bagi Anggoro Dasananto selaku Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mengakui, melakukan penghimpunan dan pendistribusian royalti bukan hal yang mudah. Namun dengan langkah-langkah dan program strategis yang telah dan akan dilakukan, akan membawa angin segar untuk semua, khususnya Industri musik Indonesia.
"Kami terus akan mendukung segala macam upaya dan langkah yang akan dilakukan kedepannya oleh LMKN. Selain itu kami memberikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Bali atas dukungan penuhnya kepada LMKN, semoga langkah ini dapat diikuti oleh seluruh provinsi lainnnya," tutur Anggoro.
Baca Juga: Tagih Royalti, Elkasih Mendapat Sambutan Positif dari Nagaswara
Berita Terkait
-
Tagih Royalti, Elkasih Mendapat Sambutan Positif dari Nagaswara
-
Bentuk Penghargaan Karya Musisi, TVRI Jadi Televisi Pertama yang Bayar Royalti Sesuai Tarif Menteri
-
LMKN dan IRW LIRA Sepakat untuk Berantas Mafia Pemungut Royalti Musik
-
Cita Citata Ngaku Jadi Korban Masalah Royalti, Alami Kerugian Sampai Miliaran Rupiah
-
5 Polemik Musisi dengan Mantan Bandnya, Dari Posan Tobing hingga Once yang Berseteru dengan Band Dewa
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
KAI Genjot Perbaikan Perlintasan Sebidang, 145 Titik Prioritas Rampung Dibenahi
-
Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli
-
Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?
-
Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor
-
Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September