Suara.com - Teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari teknologi, termasuk teknologi yang bertujuan untuk mendapatkan cara yang informatif dan menghibur.
Salah satu yang melakukan hal ini adalah Albertus Siswo Yulianto. Laki-laki yang dikenal sebagai Bertus ini merupakan pria kelahiran Purwokerto, lulusan Sarjana Arsitektur dari Institut Teknologi Bandung.
Meskipun latar belakangnya adalah arsitektur, Bertus lebih menitikberatkan ketertarikannya pada sisi teknologi dari lingkup arsitektur yang ia pelajari. Ia pernah meraih Juara 1 dalam perlombaan teknologi BIM (Building Information Modelling) dalam Arsitektur di University of Melbourne.
Bertus merupakan content creator yang fokus pada tech lifestyle. Saat ini, dia menjalani profesinya sebagai content creator secara penuh waktu di berbagai platform yaitu Instagram, TikTok, dan juga Youtube dengan username @bertustustus. Bertus menciptakan berbagai konten yang berisi tips dan trik teknologi yang praktis dan efisien untuk menjawab berbagai permasalahan sehari-hari.
Semua kontennya dikemas dalam format cerita yang santai dengan tagar #GimanaTus, sehingga pendekatan edukatifnya dapat diterima dengan baik oleh berbagai kalangan. Bertus juga sering melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk mencari dan mempelajari teknologi yang berbeda, lalu membandingkannya sekaligus memperkenalkannya melalui konten videonya.
Motivasi utamanya adalah untuk menginspirasi masyarakat Indonesia agar terus berkembang, beradaptasi, dan berinovasi dengan teknologi terbaru yang dapat membantu kehidupan sehari-hari.
Bagi Bertus, teknologi bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga menjadi bagian integral dalam kehidupannya sehari-hari. Untuk mendalami passion ini, Bertus selalu melakukan riset intensif melalui berbagai sumber, termasuk internet, media sosial, serta interaksi dengan teman-temannya.
Dia selalu mencari tahu keresahan dan permasalahan teknologi yang dihadapi oleh masyarakat, dan dari situ, Bertus menciptakan solusi praktis dan efektif yang kemudian diceritakan olehnya dalam bentuk video di platform Reels, TikTok, dan Shorts.
"Dari pengalaman, ternyata banyak banget orang yang terbantu dengan konten life hack teknologi yang aku buat," ujarnya.
Baca Juga: Faspay Lakukan Inovasi Teknologi Canggih di Transaksi Keuangan
Awalnya, Bertus tertarik pada dunia teknologi karena melihat antusiasme tinggi dari masyarakat terhadap kontennya, yang membahas cara-cara maksimal menggunakan iPhone. Komentar positif dari pengikutnya menginspirasi Bertus untuk terus berkarya.
Dalam waktu yang relatif singkat, Bertus berhasil mencapai 360 ribu pengikut di TikTok, 41 ribu pengikut di Instagram, dan menjadi Brand Ambassador dari Baseus Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, Bertus merasa bahwa teknologi perlu menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Oleh karena itu, dia mulai membagikan cerita tentang pengalaman sehari-harinya yang ditingkatkan oleh teknologi, semuanya dikemas dengan tagar #GimanaTus. Inilah yang membuat banyak orang penasaran tentang bagaimana Bertus menghadapi berbagai permasalahan sehari-hari dengan teknologi, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Saat ini, ia telah menerima beberapa penghargaan di setiap kompetisi edukasi dari TikTok Indonesia dan pengakuan atas kontribusinya dalam dunia teknologi. Dia pernah diundang oleh Oppo Indonesia untuk memberikan penjelasan tentang Oppo N2 Flip dalam acara peluncurannya.
Bertus juga diundang oleh iNews untuk memberikan pendapatnya tentang Presenter AI terbaru mereka, dan dia berkesempatan bertemu dengan Pak Wishnutama dalam acara tersebut. Selain itu, Bertus pernah menjadi Brand Ambassador Baseus Indonesia dan bahkan diundang untuk datang langsung ke TikTok HeadQuarters di Singapura.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah ketika video Bertus tentang penggantian unit iPhone di Singapura, yang awalnya ditolak di Indonesia menjadi viral dan mendapatkan 6 juta penayangan di Reels.
Ketika ditanya tentang harapannya ke depan, Bertus berharap dapat menjadikan akun media sosialnya dan tagar #GimanaTus sebagai tempat bagi banyak orang untuk berbagi, berdiskusi, dan mendapatkan jawaban terkait isu-isu teknologi yang mereka alami.
Berita Terkait
-
Moderenisasi Teknologi Pertanian, Startup Agritech Ini Raih Pendanaan Rp6,1 Miliar
-
Perlindungan Dokumen Perusahaan Makin Aman dengan Teknologi AI, Infomedia Luncurkan ProVue - RDMS
-
Transformasi Teknologi Keuangan dengan Solusi Blockchain Terpadu
-
Menko Luhut Bicara Teknologi yang Bisa Simpan Emisi Karbon
-
Sukses di Usia Muda dalam Buku 'Milyarder Baru di Usia 17 Tahun'
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik