Suara.com - Jejaring bioskop terbesar di Indonesia, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (Cinema XXI) berkomitmen untuk menghadirkan akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menonton film, termasuk dengan membuka bioskop di daerah-daerah yang potensial.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Cinema XXI meresmikan pembukaan The Park Kendari XXI. Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding, Direktur Cinema XXI Dody Suhartono, Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI Dewinta Hutagaol, Head of Government Relations Cinema XXI Suprayitno, dan Head of Operating Property NWP Property, perusahaan induk pengelola The Park Kendari, Teges Prita Soraya hadir untuk meresmikan pembukaan The Park Kendari XXI.
The Park Kendari XXI merupakan bioskop Cinema XXI yang hadir untuk pertama kalinya di Bumi Anoa. Bioskop yang berlokasi di lantai 2 pusat perbelanjaan dan hiburan The Park Kendari ini siap untuk memberikan pengalaman dan kenyamanan menonton film-film favorit dengan kualitas terbaik untuk masyarakat Kendari dan sekitarnya.
“Setelah melakukan persiapan yang sangat matang, The Park Kendari XXI siap memberikan layanan hiburan menonton film dengan kualitas terbaik, tanpa kompromi, dan harga terjangkau untuk masyarakat Kendari dan sekitarnya. Kehadiran The Park Kendari XXI ini sejalan dengan komitmen Cinema XXI untuk membuka sekitar hampir 80 layar baru hingga akhir 2023. Sebelumnya, untuk mewujudkan komitmen tersebut, Cinema XXI juga telah membuka bioskop pertama di kota Bontang, yakni Citimall Bontang XXI, pada 12 Oktober lalu,” kata Head of Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol.
Cinema XXI berharap, The Park Kendari XXI tidak hanya menjadi tempat untuk menonton film, tetapi juga rumah kedua bagi masyarakat Kendari dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Kehadiran The Park XXI juga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif hiburan favorit bagi masyarakat.
Hal ini sesuai dengan survei Euromonitor International pada awal tahun 2023 yang menyatakan bahwa 62% masyarakat Indonesia menilai menonton film sebagai kegiatan sosial utama, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga atau sahabat. Dibukanya lokasi bioskop baru Cinema XXI di berbagai lokasi, termasuk The Park Kendari XXI tidak terlepas dari antusiasme masyarakat Indonesia untuk kembali menonton film di bioskop pascapandemi Covid-19.
Antusiasme tersebut sejalan dengan kembali menggeliatnya industri perfilman nasional yang menghadirkan lebih banyak film-film berkualitas karya anak bangsa. Perkembangan industri film nasional selayaknya didukung dengan pertumbuhan jumlah layar bioskop di Indonesia yang potensinya masih sangat besar.
Berdasarkan hasil riset dari Euromonitor International per awal tahun 2023, Indonesia baru memiliki 7,6 layar per satu juta penduduk. Negara maju rata-rata memiliki 84,3 layar per satu juta penduduk (estimasi 2022) sementara Asia Tenggara rata-rata memiliki 30,2 layar per satu juta penduduk.
“Keberadaan XXI yang menjangkau hingga ke berbagai daerah akan berdampak langsung bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia. Bagi Kota Kendari sendiri, ini merupakan sebuah cerminan pesatnya perkembangan ekonomi di kota ini, sehingga investasi di bidang hiburan juga dapat merambah diharapkan tidak hanya di Kota Kendari, tetapi di Provinsi Sulawesi Tenggara, sekaligus semakin menambah ragam tenant hiburan di The Park Kendari,” jelas Teges Prita Soraya, Head of Operating Property NWP Property, perusahaan induk pengelola The Park Kendari.
Baca Juga: Review Film 'Concrete Utopia', Gempa Mengubah Struktur Kota dan Manusianya
Setelah meresmikan secara simbolis, Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding beserta jajaran pemerintah kota Kendari dan tamu undangan berkeliling meninjau sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung.
Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding juga bersama-sama menonton film Budi Pekerti yang diproduksi oleh Rekata Studio bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan telah tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada awal September 2023.
The Park Kendari XXI dilengkapi dengan empat Studio Deluxe dengan detail sebagai berikut:
- Studio 1: 288 kursi
- Studio 2: 180 kursi
- Studio 3: 196 kursi
- Studio 4: 196 kursi
Sesuai dengan komitmen Cinema XXI untuk terus memberikan layanan hiburan menonton film dengan kualitas terbaik, tanpa kompromi dan harga terjangkau, harga tiket Studio Deluxe yang ditawarkan untuk The Park Kendari XXI adalah sebagai berikut: - Rp35.000 (Senin s/d Kamis) - Rp40.000 (Jumat) - Rp45.000 (Sabtu/Minggu/Libur) Informasi mengenai judul film beserta jadwal penayangannya di The Park Kendari XXI dapat dilihat di situs 21cineplex.com dan aplikasi m.tix. Melalui m.tix, masyarakat Kendari dapat memastikan ketersediaan dan membeli tiket film yang diinginkan.
Penonton juga bisa lebih leluasa dalam memilih jadwal, posisi kursi, menghindari antrean pembelian tiket di loket, serta melakukan pemesanan makanan dan minuman di XXI Café. “Penonton The Park Kendari XXI juga dapat memanfaatkan beragam promo dari mitra Cinema XXI sehingga pengalaman dan kenyamanan menonton terbaik dapat dinikmati dengan harga yang lebih terjangkau,” tutup Dewinta.
Berita Terkait
-
Ulasan Film The Eras Tour, Film Dokumenter Konser dari Taylor Swift
-
Profil Betari Ayu, Pemeran Fitriah di Film Saranjana: Kota Ghaib
-
5 Film Ini Segera Dihapus dari Netflix pada November 2023, Sudah Nonton?
-
Perankan Penari Ambisius dan Jahat di Film Syirik, Nikita Mirzani Harus Syuting di Pelosok Desa
-
Intip Keseruan Indonesia Comic Con 2023, Surganya Para Pecinta Pop Culture
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga