Suara.com - Setiap orang tentu ingin memiliki kesehatan yang baik dan tak gampang sakit. Karena dengan tubuh yang sehat dapat menunjang seseorang menjalani aktivitas sehari-hari dengan efektif.
Dalam menjaga kesehatan ada beberapa cara yang bisa dilakukan salah satunya dengan mengatur pola makan dan asupannya.
Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi Goodfibe Jellytox yang merupakan produk baru dari Goodfibe.
Goodfibe Jellytox merupakan Produk Probiotik Fiber Jelly pertama yang ada di Indonesia, mengedepankan pendekatan holistik untuk meningkatkan kesehatan secara menyeluruh, dengan fokus khusus pada peran vital usus sebagai penentu utama kesehatan fisik, mental, dan emosional.
Goodfibe Jellytox hadir dalam kemasan sachet yang praktis, menyuguhkan pengalaman konsumsi yang tak terlupakan. Setiap kotak berisi 10 sachet, dengan harga yang terjangkau, IDR 189.000. Sebagai pelopor Probiotik Fiber Jelly di Indonesia, Goodfibe Jellytox telah meraih sertifikasi dari Halal, dan Vegan.
Goodfibe sendiri didirikan oleh 3 co-founder wanita yaitu Aileen Mora, Ellen, Tiffany Octavia yang ingin merubah paradigma dalam pendekatan kesehatan usus melalui Produk Goodfibe Jellytox.
“Dengan bangga kami perkenalkan brand Goodfibe dan produk pertama kami yaitu Goodfibe Jellytox, Probiotics Fiber Jelly #1 di Indonesia. Kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan inovasi dan kebutuhan customer market,” ucap Aileen.
Dengan kadar hanya 15 kcal per sachet, Goodfibe Jellytox hadir dengan rasa buah apel yang menyegarkan, tidak terlalu manis, serta mengandung cuka apel dan sari buah apel alami.
Konsumsi sekali sehari pada malam hari memberikan efek instan dalam 8-12 jam setelah dikonsumsi. Keunggulan lainnya terletak pada bentuk jelly stick dan kemasan sachet yang praktis, dapat langsung dirobek dan dinikmati, memudahkan konsumsi di berbagai tempat dan waktu tanpa memerlukan peralatan tambahan.
Baca Juga: Menkes Sebut Urbanisasi dan Perubahan Iklim Picu Masalah Kesehatan Masyarakat
“Selain rasanya yg enak dan bermanfaat, Goodfibe Jellytox juga sangat mudah dikonsumsi kapan saja dan dimana saja. Jelly yang tinggi serat, vitamin, mineral dan rasanya enak padahal rendah kalori, membantu menurunkan berat badan lagi,” tambah Aileen.
Tiga bahan utama pembentuk Goodfibe Jellytox, yaitu Apple Cider Vinegar, Psyllium Husk, dan Complex Lactic Acid Bacteria, dipilih secara cermat untuk memberikan manfaat kesehatan yang optimal.
Aileen juga menjelaskan, Apple Cider Vinegar, sebagai salah satu bahan utama, terbukti efektif dalam menurunkan berat badan, mengurangi kolesterol, dan mengatasi perut kembung. Sifat antimikroba cuka apel membantu melawan bakteri berbahaya, sementara kandungan gula darah yang terkendali mendukung manajemen diabetes.
Psyllium Husk, bahan kedua, terkenal untuk menyehatkan sistem pencernaan dengan mengatasi sembelit, menurunkan kolesterol, dan menjaga nafsu makan. Efek rasa kenyang yang lebih lama juga membantu pengendalian berat badan dan pertumbuhan bakteri baik di usus.
Complex Lactic Acid Bacteria, sebagai bahan ketiga, membantu mengurangi kolesterol, memperbaiki sistem pencernaan, dan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus, memberikan dukungan tambahan untuk kesehatan sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.
Dalam menghadirkan Goodfibe Jellytox, Goodfibe berharap agar masyarakat semakin memahami pentingnya peran kesehatan usus dalam kesejahteraan keseluruhan. Goodfibe percaya bahwa langkah kecil, seperti memperhatikan pola makan dan memilih produk yang baik untuk usus, dapat memberikan dampak besar pada kesehatan masyarakat Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Memahami PTSD dengan Mudah! Peran Video Edukasi dalam Menambah Wawasan
-
Jadi Tahu tentang Depresi, Buku 'Loving The Wounded Soul' Beri Insight Keren!
-
3 Manfaat Mengonsumsi Jamur Shimeji, Salah Satunya Bersifat Anti-parasit
-
6 Tips untuk Mendapatkan Tidur yang Lebih Berkualitas
-
Ingin Mengatasi Diare? Berikut 3 Pola Makan untuk Menanggulanginya
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
-
Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia
-
Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan
-
Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh
-
Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan
-
Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi
-
Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren