Suara.com - Setelah berhasil mencatatkan rekor dunia di Guinness World Records pada Agustus 2023 dengan pangelaran angklung, kini Indonesia akan kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat dunia.
Kali ini dengan kontribusi yang luar biasa dari lembaga pendidikan Sempoa SIP Indonesia.
“Sempoa SIP selalu berusaha untuk memberikan kualitas yang terbaik dan tdiak asal-asalan. Setelah kita memikirkan dan memutsukan mau rekor dunia, kita pilih yang terbaik dan paling hebat reputasinya yaitu Guinness World Records yang berkantor pusat di London," ujar Founder dari Sempoa SIP, Alexander K. Taslim.
Pada tanggal 17 Desember 2023, lebih dari 11 ribu anak di Indonesia akan bersama-sama berkompetisi dan mencatatkan diri di rekor dunia Guinness World Records (GWR). Di tahun ini, anak-anak di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua, akan bersama-sama berusaha untuk mencapai rekor dunia melalui ajang tahunan Sempoa SIP yang bernama Kompetisi Sempoa SIP Nasional atau biasa dikenal dengan KOMSIPNAS.
Alexander menjelaskan, dalam rangka 25 tahun Sempoa SIP hadir di Indonesia, Sempoa SIP terus berusaha untuk meningkatkan kualitasnya dalam mempersiapkan pendidikan untuk masa depan anak-anak Indonesia. Pencatatan rekor dunia yang dilakukan Sempoa SIP ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa anak-anak Indonesia bisa mencapai prestasi tingkat dunia.
"Rekor dunia yang dicatatkan oleh Sempoa SIP dengan melibatkan peserta sebanyak 11 ribu dari Aceh sampai Papua adalah pencapaian luar biasa yang memancarkan keberhasilan pendidikan Indonesia. Ini bukan hanya prestasi Sempoa SIP, tetapi prestasi bangsa Indonesia," terang Alexander.
Kompetisi merupakan salah satu kurikulum yang ada di Sempoa SIP. Sehingga dengan kurikulum ini, Sempoa SIP berhasil menciptakan lingkungan belajar yang merangsang anak-anak Indonesia untuk berani berkompetisi dan menciptakan prestasi-prestasi baru di skala internasional. Selain itu, dengan melibatkan peserta dari seluruh Indonesia, Sempoa SIP membuktikan bahwa pendidikan berkualitas dapat diakses oleh siapa saja.
"Diharapkan dengan event Komsipnas 2023 ini dapat menjadi pemicu dan dapat memotivasi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yang nantinya akan menjadi generasi muda yang siap bersaing bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional," pungkas Alexander.
Baca Juga: Kelewat Loyal, Pria Ini 84 Tahun Kerja di Tempat yang Sama hingga Pecahkan Rekor Dunia
Berita Terkait
-
Gemparkan Asian Games, Begini Sosok Rahmat Erwin yang Pecahkan Rekor Dunia
-
Masuk MURI, Newlab Pecahkan Rekor Penjualan Minuman Kolagen Rp5 Miliar dalam Waktu Kurang dari 2 Jam
-
Gelar Jalan Sehat dan Minum Herbal dengan Peserta Terbanyak, Kementan Pecahkan Rekor Dunia
-
Game Sky: Anak-Anak Cahaya Siap Pecahkan Rekor Dunia Bertema Konser Virtual
-
Berusia 92 Tahun, Mathea Allansmith Cetak Rekor sebagai Pelari Maraton Wanita Tertua di Dunia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana