Suara.com - Influencer Humprey Afrianto, yang juga dikenal sebagai Putra Duyung Indonesia berkisah tentang asal usul minatnya dalam olahraga freediving.
Freediving atau selam-bebas, tidak hanya dianggap sebagai olahraga air biasa, melainkan sebagai olahraga ekstrem, karena penyelam berusaha mencapai kedalaman tertentu tanpa alat bantu pernapasan.
Humprey mengatakan, sebelum terjun ke freedive, seseorang harus melewati pelatihan khusus, karena mereka harus mampu menahan napas selama beberapa menit di kedalaman tertentu.
“Banyak yang tanya, kok bisa sih tahan napas selama itu? Ya, ternyata setelah aku ambil sertifikasi, memang ada teknik dan cara pernapasannya yang bisa juga diterapkan dan bagus buat kehidupan sehari-hari,” ungkap Humprey.
Influencer yang aktif membagikan konten traveling ini mengungkapkan bahwa ia benar-benar ketagihan freedive. Melalui akun Instagramnya @mhumprey, ia membagikan momen-momen serunya di kedalaman lautan.
"Padahal dulu aku thalassophobia atau takut kedalaman, tapi ternyata di dalam laut, suasananya tak segelap seperti yang terlihat dari atas. Kita seperti ada dalam ruangan kosong warna biru, ada terumbu karang yang indah, ketemu berbagai ikan-ikan laut, dan aku menikmati banget," kata Humprey.
Ia mengaku telah menjelajahi beberapa perairan di Indonesia, termasuk Labuan Bajo, Menjangan, Amed, Tulamben, Lombok dan Kepulauan Seribu.
"Laut Indonesia itu indah banget. Ini adalah Surga. Itulah mengapa banyak orang asing datang ke sini. Semoga aku punya kesempatan untuk lebih banyak eksplorasi bawah laut Indonesia," ujarnya.
Humprey berharap, masyarakat Indonesia juga bisa lebih sadar pada wisata alam Indonesia dan mau membantu mempromosikan daya tarik wisata dan keunikan lokal.
Baca Juga: 5 Destinasi dengan Pemandangan Laut Eksotis Pilihan Kemenparekraf, Cocok Buat Freediving
Berita Terkait
-
3 Keterampilan Penting yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Influencer
-
Ditanya Soal Karier, Fuji Sebut Penghasilannya Lebih Besar dari Ngepet Ketimbang Bikin Konten TikTok
-
Blunder-blunder Ganjar: Sebut Influencer Pekerjaan Tak Jelas hingga Voucher Internet Gratis
-
Cerita Influencer Alfian Sa'dullah Bisa Viral Gegara Punya Suara Unik Mirip Cewek
-
Makan Bareng, Awkarin 'Kesengsem' ke Adab Gibran Rakabuming: Tak Kenal Maka Tak Sayang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga