Suara.com - Perusahaan pembuat Sistem Pemantauan Kualitas Udara (AQMS) yang dipatenkan, Trusur, merayakan ulang tahunnya yang ke-11.
Di Indonesia, AQMS telah diimplementasikan di 30 provinsi. AQMS adalah sistem pemantauan kualitas udara ambien yang beroperasi secara otomatis, kontinu, dan real-time untuk memantau kualitas udara di suatu wilayah.
Produk ini diproduksi sepenuhnya di dalam negeri dan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 70%.
Di tahun ke-11, perusahaan yang juga dikenal sebagai pelopor dalam bidang teknologi lingkungan ini, mencatatkan pertumbuhan bisnis hingga 380% di awal tahun 2024.
Jaja Ahmad Subarja, sang founder, menyatakan bahwa perusahaannya selama 11 tahun telah melakukan berbagai inovasi dan juga optimalisasi biaya di berbagai lini. Pencapaian ini menegaskan bahwa kinerja perusahaan yang berkelanjutan memiliki potensi nilai ekonomi yang besar di masa depan.
Melangkah ke depan, perusahaan berkomitmen untuk memperluas cakupan bisnisnya dan mendorong inovasi tidak hanya dalam industri lingkungan, tetapi juga di berbagai sektor lainnya.
Perayaan ulang tahun kali ini dirayakan dengan berbagi kebahagiaan bersama karyawan dan anak yatim, dan menjadi momen untuk menghormati kesuksesan perusahaan dan juga untuk mengenang perjalanan panjang serta pencapaian gemilang yang telah diraih selama lebih dari satu dekade.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
IHSG Masih Nyaman di Level 6.500 Pagi Ini, COIN dan PACK Meroket
-
Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan
-
Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone