Sementara itu, Roma Jaka Permata Simanjuntak, Division Head of Marketing Communication Division PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., mengatakan, partisipasi BRI di event ini adalah sebagai upaya BRI dalam mengembangkan pasar produk digital banking BRI, BRImo, melalui berbagai komunitas, salah satunya pecinta olahraga ekstrim, agar BRImo dapat digunakan secara luas di berbagai lapisan masyarakat.
Saat ini BRImo semakin menjadi pilihan masyarakat dalam penggunaan layanan perbankan digital. Namun demikian, kami perlu terus menyuarakan kepada masyarakat agar merasakan langsung pengalaman perbankan yang mudah dan serba bisa dalam 1 aplikasi, BRImo.
Di event ini, BRImo memiliki beragam penawaran menarik mulai dari special price tiket on the spot Rp1 menggunakan QRIS BRImo dan diskon 30% untuk pembelian tiket online menggunakan BRImo dan Debit BRI, serta promo di booth BRI berhadiah voucher belanja hingga smartphone. Selain itu, pengguna Kartu Kredit BRI juga dapat menikmati program cashback Rp 500.000,- dengan minimal transaksi Rp7.500.000, cicilan mulai dari 0% hingga 12 bulan dengan transaksi mulai dari Rp500.000,-“ ujarnya.
Dan bagi yang belum memiliki Kartu Kredit BRI, dapat segera Apply Kartu Kredit Wonderful Indonesia dan melakukan klaim cashback Rp300.000,- di Booth BRI pada saat Event dengan syarat telah melakukan akumulasi transaksi Rp3.000.000 dimanapun.
Dengan menggunakan BRImo kapanpun itu, Mo ini itu bisa. Mo buka rekening di 11 negara, Mo transfer ke 160 negara, Mo Nabung Valas lebih dari 12 jenis mata uang, Mo transaksi di Singapura pakai QRIS di BRImo juga bisa. Mo Nabung Emas dan semua Investasi bisa dilakukan dalam satu aplikasi.
Bahkan, dengan BRImo juga kita bisa dapat banyak promo di merchant-merchant ternama. Jadi tunggu apa lagi, ayo buka Tabungan BRI dan Download BRImo sekarang di Appstore, Playstore, dan Huawei App Gallery. Follow IG BRI @bankbri_id untuk informasi dan menikmati promo menarik lainnya, karena #BRImoMudahSerbaBisa
Sebelum menggelar pameran, telah terlebih dahulu dilaksanakan DXI Community Camp pada 4-5 Mei 2024 yang dilaksanakan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Acara yang merupakan rangkaian program dari Road to DXI 2024 menghadirkan beragam acara seperti Surfskate, Fishing (memancing), Stand Up Paddling, Kayaking, E-Mountain Bike, dan Motor Adventure.
Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan kepada para pesertanya, serta sebagai wadah dari beragam komunitas pecinta olahraga ekstrem untuk berkumpul dan mengumpulkan ide-ide dan kolaborasi.
Selama empat hari penyelenggaraannya, DXI 2024 menargetkan lebih dari 100 exhibitor ternama dari dalam maupun luar negeri. Malalui beragam aktivitas dan exhibitor tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk datang dengan target 20.000 pengunjung.
Baca Juga: Jokowi Sebut Nilai KUR Rp 46 Triliun untuk UMKM Bisa Bangun 40 Waduk
Pada tahun ini, akan ada sajian program baru yang dihadirkan dalam pameran DXI. Setelah sebelumnya sukses dengan Indoor Surf Skate Park dan Indoor Mountain Bike Park, yaitu Motorbike Test Ride yang semakin memperkaya pengalaman peserta dan pengunjung.
Selain sebagai ajang promosi, DXI juga menjadi platform untuk edukasi dan inspirasi. Program-program pendukung menarik akan selalu dihadirkan untuk memeriahkan pameran DXI setiap tahunnya.
Misalnya, Mermaid Show, SCUBEX (Scuba Experience) atau sebuah tangki raksasa yang diciptakan bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi menyelam untuk pertama kalinya. Lalu ada talk show dengan narasumber yang kompeten di bidangnya, lomba fotografi bertema adventure, Surfskate Park untuk para surfer, Grand Doorprize dan DXI Award yang diberikan untuk pencapaian prestasi luar biasa dalam industri diving, olahraga air, olahraga ekstrim, dan bagi mereka yang peduli terhadap ekosistem laut/darat yang berkelanjutan.
Pembelian tiket pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2024 dapat dilakukan mulai 15 Mei 2024 melalui website www.tiket.dyandraeventsolutions.com. Khusus 15 - 19 Mei 2024, akan ada promo Buy 1 Get 1 untuk tiket Daily Pass seharga Rp50.000 dan 4 Days Pass seharga Rp150.000.
Berita Terkait
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Danau Sunter Disulap Pemprov DKI, Siap Gelar Jakarta Watersport Festival 2026
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK