Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah ikut serta membantu para UMKM mendapat pembiayaan kredit. Salah satunya, dengan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Setidaknya, bilang Jokowi, pemerintah mengucurkan dana puluhan triliun untuk mensubsidi bunga KUR agar lebih rendah di UMKM.
"Pemerintah juga ikut, jangan keliru, untuk KUR, untuk KUR, itu subsidi pemerintah tahun ini Rp46 triliun agar bunganya bisa turun di angka 3% untuk usaha mikro, dan usaha kecil 6%," ujarnya dalam BRI Microfinance Outlook yang disiarkan Youtube CNBC, Kamis (7/3/2024).
Mantan Walikota Solo itu mengungkapkan, angka itu dinilainya sangat besar. Bahkan, nilii Rp 46 triliun itu bisa buat membangun infrastruktur puluhan waduk.
"Jangan dipikir itu juga langkah kecil Rp46 triliun itu angka gede, itu kalau dibuat waduk jadi 40 waduk," ucap dia.
Sebelumnya, Jokowi merasa gembira dengan kehadiran digital banking. Menurut dia, digital banking sangat membantu masyarakat khususnya di daerah-daerah untuk mendapatkan akses perbankan.
Jokowi menjelaskan, selama ini negara melalui BRI telah memberikan akses perbankan dengan Agen BRILink. Agen ini berfungsi untuk memberikan layanan perbankan yang sebelumnya belum terjangkau oleh masyarakat di daerah.
Bahkan, masyarakat di daerah menggunakan jasa rentenir untuk mengajukan pinjaman.
"Dan saya senang tadi yang disampaikan Pak Dirut BRI Bahwa digital banking sampai ke bawah itu betul betul berjalan di BRI. Bapak ibu bayangkan mengelola 740.000 warung BRILink, agen BRILink. Bukan sesuatu yang mudah dengan transaksi setiap tahun," ujarnya dalam BRI Microfinance Outlook yang disiarkan di Youtube CNBC, Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: Sambil Dipegang, Jokowi Akui Senang Produk Mama Muda
"Pak Dirut sampaikan Rp 1.400 triliun, mengurusi urusan yang kecil kecil yang sebelumnya diurusi oleh rentenir-rentenir dan diurus oleh bank retail di mana-mana, sekarang diambil alih oleh BRI ini juga yang harus kita apresiasi," sambung dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini