Suara.com - Teknologi kecerdasan buatan alias AI (Artificial Intelligence) terus mengalami perkembangan pesat dan menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi digital di berbagai sektor bisnis.
Peningkatan kemampuan komputasi, ketersediaan data yang melimpah, dan algoritma yang semakin canggih mendorong adopsi AI di berbagai industri, termasuk dunia kreatif.
Innovate, yang merupakan salah satu agensi kreatif di Jakarta ini akhirnya mengumumkan komitmennya untuk memanfaatkan teknologi AI dalam meningkatkan proses kreatif di dunia bisnis.
Dengan spesialisasi yang unik, agensi kreatif tersebut bertujuan membantu jutaan pengusaha di Indonesia untuk meningkatkan skala bisnis mereka ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan pendekatan yang berbeda dari agensi kreatif pada umumnya,
Innovate tidak hanya berfokus pada desain dan produksi, tetapi juga menyediakan layanan komprehensif, meliputi, ide, desain, produksi, dan pemasaran. Pendekatan integratif yang didukung oleh AI ini memungkinkannya untuk memberikan solusi bisnis yang tidak hanya inovatif tetapi juga efektif.
CEO sekaligus Founder Innovate, Calvin Young mengatakan bahwa dirinya merasa ada kesenjangan diantara dunia bisnis, teknologi dan kreatifitas. Untuk itu agensi kreatifnya berperan sebagai jembatan untuk menyatukan ketiga segmen tersebut.
"Kami memiliki visi membantu satu juta pengusaha di Indonesia untuk meningkatkan bisnis mereka ke level berikutnya," ujarnya.
Tidak hanya itu, Calvin juga ingin membawa klien yang dilayani agensinya mampu melampaui potensi mereka. Setiap kegiatan yang dilakukan setiap hari adalah langkah konkrit untuk mencapai tujuan besar tersebut.
"Kami menggabungkan kekuatan inovasi dan teknologi. Itu kenapa kami memberikan custom AI yang sudah di personalisasi untuk mendukung bisnis klien," tambahnya.
Baca Juga: Profil dan Biodata Jensen Huang, Bos NVIDIA yang Makin Tajir Berkat AI
Sementara itu, Chief Marketing Officer, Sukma Ariffan Gusti menambahkan, strategi adalah kunci dari kesuksesan dan keberlanjutan sebuah bisnis. Innovate percaya bahwa setiap bisnis, dari yang kecil hingga besar, membutuhkan strategi yang firm. Itulah alasan Innovate hadir untuk membantu jutaan entrepreneur.
"Tanpa strategi, eksekusi tidak ada gunanya. Tanpa eksekusi, strategi juga tidak berguna. Di agensi kami memastikan bahwa setiap eksekusi memiliki arah yang jelas untuk mencapai kesuksesan," kata Gusti.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Operational Officer, Muhammad Wahyu Ansori, mengatakan misi agensinya sendiri adalah menyediakan layanan yang tidak hanya memenuhi tetapi juga menyampaikan kebutuhan spesifik bagi setiap bisnis di Indonesia.
Layanan tersebut berupa ide, desain, production, hingga marketing. Keempat layanan tersebut tentunya didukung oleh penggunaan AI yang nantinya disesuaikan pada pengembangan bisnis.
"Jika menurut Anda desain yang tepat itu mahal, coba Anda hitung biaya dari desain yang tidak tepat. Di sini, kami mengutamakan kualitas untuk memastikan hasil yang maksimal," jelas pria yang akrab disapa Aan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?