Suara.com - Tim Drone Show Indo berhasil mengamankan legalitas dokumen dari Kementerian Perhubungan sebagai operator Drone Light Show. Semua tahapan pengujian hingga demonstrasi bisa dilalui dengan prosedur yang sudah ditentukan.
Dalam tahap demonstrasi di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, akhir pekan lalu, ratusan drone terbang bersamaan membentuk ragam formasi.
Warna warni dari LED menambah kesan suguhan yang menarik. Bentuk dan tulisan terpancar dari cahaya dan formasi yang presisi. Para penonton yang hadir di lokasi pun mengabadikan melalui gawai pintar mereka.
Sebelum menerbangkan ratusan drone, Tim Drone Show Indo mempersiapkan segala sesuatunya dengan teliti dan sesuai prosedur yang sudah dirumuskan. Instalasi tenda meja Ground Station Control (GSC) dan alat pendukung juga dilakukan dengan cermat untuk memastikan semua peralatan berfungsi dengan baik.
Tahap pre-flight dan monitor check dilakukan dengan teliti oleh tim teknis dan penguji dari Kemenhub. Mereka memastikan semua drone berfungsi dengan baik dan siap untuk terbang.
Pengujian ini mencakup pemeriksaan sistem navigasi, kestabilan terbang, serta keamanan operasi drone. Indikator keberhasilan pengujian meliputi stabilitas terbang, responsivitas kontrol, dan keakuratan navigasi.
Semua persiapan yang rumit itu terbayar dengan suksesnya ratusan drone membentuk ragam formasi. Usai pertunjukan, tim pun memastikan semua hal yang berkaitan dengan aspek keselamatan dievaluasi.
"Demonstrasi penerbangan drone ini bertujuan untuk memperkuat keahlian dalam penerbangan dan memastikan kompetensi operasi drone kami," ujar Fadel Yasrawi selaku Direktur Drone Show Indo.
"Drone Show Indo berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi drone yang inovatif dan berfokus pada keselamatan serta kepatuhan terhadap regulasi. Kami bersyukur semua tahap pengujian bisa dilewati dengan sukses," jelasnya.
Ia menegaskan, tim berusaha menjadi mitra tepercaya dalam industri drone, menyediakan solusi komprehensif yang mencakup teknologi mutakhir, pelatihan, dan dukungan operasional bagi mitra bisnis di seluruh dunia dengan keamanan yang teruji melalui Specific Operations Risk Assessment (SORA).
Di tempat yang sama, Capt. Meddy Yogastoro, perwakilan dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mengatakan tim Drone Show Indo sudah menjalani semua tahapan pengujian sejak Februari 2024.
Pihaknya mengecek semua dokumen, alat, prosedur, kecakapan pilot dan aspek keselamatan yang mereka miliki. Demonstrasi penerbangan ratusan drone adalah tahap akhir yang harus dilalui.
"Tim ini bisa menjadi operator drone light show dengan 200 unit drone. Demonstrasi yang dilakukan menunjukkan kemampuan terbangnya. Kami akan memberikan persetujuan sebagai operator drone light show," jelasnya.
"Ini sebenarnya pembuktian kami melihat prosedur, kami melihat apakah sesuai. Setelah mampu, kami akan memberikan surat persetujuan dan SORA. Mereka bisa terbang di ruang kontrol air space, malam hari, siang hari dan itu bisa berlaku satu tahun ke depan. Kami akan monitor," tukas Capt. Meddy.
Hasil evaluasinya, tim Drone Show Indo sudah mampu mengendalikan ratusan drone, tim dan pilotnya dinilai handal, prosedur keselamatan pun dijalankan dengan sangat baik. Mereka pun serius memastikan akurasi konektivitas dengan jaringan bisa berjalan maksimal.
Di sisi lain, Kemenhub sudah menerbitkan 9 ribu sertifikat untuk pilot, lalu mengeluarkan dokumen perizinan untuk 1,700 unit drone untuk kategori non hobi.
Berita Terkait
-
Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras
-
Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone
-
Deteksi Dini Pembalakan, Kemenhut Gunakan Drone Canggih Awasi Hutan RI
-
Amerika Keok Lagi, Drone Kamikaze Iran Hancurkan Pangkalan Ahmed Al-Jaber Kuwait
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara