PURWASUKA | Tanaman Sungkai (Peronema canescens) berkhasiat mengatasi demam, malaria, flu, batuk dan sering di gunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional dengan mengolahnya menjadi ramuan sederhana.
Sifat tanaman sungkai yang menjadi ekspektoran dapat membantu mengeluarkan dahak pada penderita batuk, di ketahui pula bahwa tanaman ini mempunyai sifat analgesik-antipiretik yang dapat mengatasi demam serta sebagai imunomoduator untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Diektahui, tanaman sungkai (Peronema canescens) merupakan tanaman asli Kalimantan, namun dapat pula di jumpai di pulau Sumatra, tanaman ini mempunyai banyak manfaat yang sudah di gunakan secara tradisional oleh suku suku asli daerah tersebut, selain di jadikan pagar hidup, tanaman Sungkai dapat menjadi obat demam, dan memiliki sifat antiplasmodium, tanaman ini juga menjadi ekspektoran (pengeluar dahak) sehingga dapat dijadikan obat bagi pasien penderita flu dan batuk.
Dewasa ini, tanaman Sungkai sudah banyak di gunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala covid-19 seperti flu, batuk dan demam. Sungkai (Peronema canescens) sering disebut sebagai jati sabrang, ki sabrang, kurus sungkai, atau sekai, termasuk kedalam famili Verbenaceae.
Penelitian sebelumnya oleh Harmida dan Yuni (2011) menyebutkan bahwa Pada suku Dayak di Kalimantan Timur sampai saat ini masih tetap mempertahankan tradisi dengan memanfaatkan tumbuhan di sekitarnya untuk pengobatan ataupun perawatan kesehatan misalnya pemanfaatan tanaman sungkai (P. canescens.Jack) sebagai obat pilek, demam, obat cacingan (ringworms), dijadikan mandian bagi wanita selepas bersalin dan sebagai obat kumur pencegah sakit gigi.
Sebagian masyarakat di Sumatera Selatan dan Lampung menggunakan daun sungkai (P. canescens.Jack) sebagai antiplasmodium dan obat demam. Menurut Yusrin (2008), dalam pengobatan Suku Serawai daun P. canescens ditumbuk dan ditampal untuk sakit memar.
Menurut Yani (2013), dalam pengobatan suku Lembak, seduhan daun P. Canescens digunakan untuk penurun panas, malaria dan menjaga kesehatan.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner