/
Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Produk olahan Nanas.

Subang - PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) meluncurkan program pemberdayaan bagi petani nanas. Program tersebut telah memberikan manfaat peningkatan omzet bagi petani melalui penjualan produk olahan bisa yang mencapai Rp30 juta setiap panen.

Program tersebut diberi nama Kampung Nanasku. Program ini telah berhasil membuat petani nanas di Desa Sarireja, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) naik kelas.

SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana menyebutkan, program tersebut telah memberikan dampak positif bagi para petani nanas. Karena sampai saat ini tercatat sekitar 348 orang petani menerima manfaatnya dari sisi penghasilan dan kualitas hidup petani nanas di Subang.

Untuk kualitas produk nanas para petani binaan juga mengalami peningkatan. Produk yang dihasilkan telah masuk standar pasar modern atau supermarket, serta diminati pasar luar negeri.

Petani Kampung Nanasku ini berhasil membuat produksi turunan seperti keripik, sirup, wajit hingga pupuk organik dari nanas busuk, d\an untuk petani sedang didampingi untuk membuat kain dari daun nanas.

“Ini adalah hasil dari Pupuk Indonesia melalui anak perusahaan kami yaitu Pupuk Kujang yang memberikan pendampingan kepada para petani binaan Kampung Nanasku ini,” katanya.

Wijaya juga menjelaskan, program ini telah memberikan dampak besar untuk kelompok penerima manfaat lainnya. Seperti pendapatan kelompok mencapai Rp72 juta per hektare dan omzet produk olahan mencapai Rp30 juta setiap panen.

"Para petani dapat memperluas akses pasar baru, setelah didampingi Pupuk Kujang, produk nanas mereka bisa menembus supermarket, pabrik olahan nanas, pasar online, dan ikut berbagai pameran dengan pemerintah," terangnya.(*)

Baca Juga: Sebanyak 136 Jamaah Haji Kloter 38 JKS Asal Subang Tiba di Wisma Haji

Load More